3 Konflik di Indonesia Timur Bukan SARA

0
301

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md menggelar pertemuan dengan TNI, Polri, Badan Intelijen Negara, dan Kementerian Dalam Negeri untuk membahas konflik yang terjadi di Indonesia Timur pada Jumat (28/1/2022). Menurut Mahfud, situasi keamanan di Papua, Papua Barat, dan Maluku sudah aman. Ia juga menegaskan, konflik di tiga wilayah yang menelan korban jiwa tersebut bukanlah konflik SARA.

“Di Papua Barat kasus tempat hiburan, orang mencari tempat hiburan dan ada perkelahian, rumah dibakar dan 17 orang meninggal,” kata Mahfud di Jakarta, Jumat (28/1/2022).

Sementara di Pulau Haruku, Maluku Tengah, Mahfud menjelaskan, sempat terjadi konflik pertanahan antar warga. Konflik ini mengakibatkan tiga orang tewas dan dua orang luka-luka. Sementara di Papua, kata Mahfud, terjadi beberapa kali penembakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata yang mengakibatkan tewasnya anggota TNI.

Upacara pelepasan jenazah 3 prajurit TNI yang menjadi korban penembakan oleh komplotan bersenjata, Kamis (27/1) (Sumber: Pendam XVII/Cenderawasih, Papua).

Mahfud mengatakan, pemerintah akan membentuk tim untuk menangani konflik pertanahan di Maluku dan Papua. Hal ini untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang berkonflik.

“Masalah yang sama di berbagai tempat dari waktu ke waktu sebenarnya masalah tanah. Di Papua juga ada masalah mendasar dan laten yaitu masalah tanah, di Maluku juga,” tambahnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD (milik: Menkopolhukam).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD (milik: Menkopolhukam).

Sementara itu, terkait penembakan anggota TNI, Mahfud menjelaskan Panglima TNI akan mengevaluasi pendekatan baru yang dilakukan TNI. Namun, kata dia, setidaknya tidak ada korban sipil setelah TNI menggunakan pendekatan baru dalam menjaga keamanan di wilayah Papua dan Papua Barat.

Selain itu, Mahfud mengatakan pemerintah dan DPR telah sepakat untuk memperluas wilayah Papua. Menurutnya, keputusan itu diambil berdasarkan pertimbangan yang matang, termasuk dampak sosial politiknya.

“Kami akan mengikuti rencana pemekaran Papua sesuai dengan agenda pemerintah. Bahwa ada yang setuju dan itu tidak normal, kami akan pergi. Jika kami menunggu orang mengkritik, maka kami tidak akan bergerak.”

Jenazah tiga prajurit TNI dipulangkan ke kampung halaman

Perkembangan lain, upacara pelepasan tiga jenazah prajurit TNI Kodim YR 408/SBH yang menjadi korban penembakan geng bersenjata sehari sebelumnya, digelar di Aula Batalyon 754/ENK, Kecamatan Kuala Kencana, Kabupaten Mimika. , Jumat (28/1).

Jenazah tiga prajurit TNI yang menjadi korban tembakan gerombolan bersenjata diterbangkan ke kampung masing-masing dari Mimika, Papua.  (Sumber: Pendam XVII/Cenderawasih, Papua).

Jenazah tiga prajurit TNI yang menjadi korban tembakan gerombolan bersenjata diterbangkan ke kampung masing-masing dari Mimika, Papua. (Sumber: Pendam XVII/Cenderawasih, Papua).

Jenazah ketiga prajurit tersebut yakni Almarhum Serda M. Rizal Maulana Arifin diterbangkan ke Bandung pada pukul 08.18 WIB menggunakan pesawat Batik Air ID-6186. Sedangkan Prajurit Tuppal Halomoan Baresa diterbangkan ke Jambi pada pukul 12.11 WIB menggunakan Batik Air ID- Pesawat 6187 dan Pratu Pratu Rahman Tomilawa diterbangkan ke Maluku Tengah pukul 18.26 WIB dengan menggunakan pesawat Batik Air ID-6261,” kata Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya. [sm/em]