Anggota Parlemen Jerman Menyetujui Pembatasan Baru COVID-19

0
32

Parlemen Jerman pada hari Kamis mengeluarkan aturan baru tentang COVID-19, yang sekali lagi akan memberlakukan pembatasan pada tempat kerja dan transportasi umum.

Aturan tersebut mencakup persyaratan bagi karyawan untuk membuktikan bahwa mereka telah divaksinasi, sembuh dari COVID-19 atau memiliki hasil tes medis COVID-19 negatif sebelum kembali bekerja. Pembatasan baru masih harus disetujui oleh majelis tinggi parlemen Jerman, yang dikenal sebagai Bundesrat.

Demokrat Kristen kanan-tengah Angela Merkel, kanselir yang akan datang, ingin memperluas aturan yang ada sebagai dasar untuk beberapa pembatasan di tingkat lokal dan nasional.

Pembatasan sebelumnya yang akan berakhir bulan ini telah dikritik karena meminggirkan parlemen, meskipun memiliki peran utama dalam sistem politik Jerman.

Badan Pengendalian Penyakit Jerman, The Roberth Koch Institute, melaporkan 65.371 kasus baru setiap hari, memecahkan rekor 24 jam sebelumnya dan melanjutkan tren kenaikan yang telah diperingatkan para ahli selama beberapa minggu.

Langkah-langkah itu disahkan di Bundestag dengan suara dari Sosial Demokrat kiri-tengah, kelompok lingkungan Hijau dan Demokrat Bebas yang pro-bisnis. Ketiga partai tersebut sedang dalam pembicaraan untuk membentuk pemerintahan baru.

Tiga ratus sembilan puluh delapan anggota parlemen mendukung aturan baru, 254 menentang dan 36 abstain. [em/jm]