Bangkai Kapal Perang Dunia I Menjadi Museum Dasar Laut di Turki

0
21

Empat belas kapal yang tenggelam di Selat Dardanelles menjadi daya tarik baru di Turki. Museum ini memberikan sekilas pertempuran sengit antara Ottoman dan pasukan sekutu dalam Perang Dunia I.

Fotografer Turki Savas Karakas adalah salah satu pengunjung pertama yang menaiki perahu dan menyelam ke dasar laut saat taman dibuka pada Sabtu (2/10). Di sana, katanya, dia seolah berhubungan kembali dengan kakeknya yang bertempur di Gallipoli pada tahun 1915.

“Tangan kakek saya rusak dan terbakar dalam perang, dan saya selalu takut melihatnya,” kata Karakas, seorang warga Istanbul yang namanya berarti perang.

“Tapi ketika saya datang ke Gallipoli dan menyelam, reruntuhan berkarat mengingatkan saya pada tangan kakek saya dan saya memegang tangannya di bawah laut.”

Gallipoli Historic Underwater Park dibuka 106 tahun setelah pasukan Ottoman dan sekutu Jerman mencegah invasi pasukan Inggris, Prancis, Australia, dan Selandia Baru.

Perlawanan Utsmaniyah menjadi kebanggaan Turki modern. Saat itu, Utsmaniyah menggagalkan rencana Sekutu untuk menguasai selat yang menghubungkan Laut Aegea dengan Laut Hitam, tempat armada Angkatan Laut Rusia – sekutu empat negara – ditempatkan.

Kekalahan Inggris termasuk kapal perang HMS Majestic sepanjang 120 meter. Bangkai kapal itu kini menjadi titik pemberhentian pertama bagi para penyelam di kedalaman 24 meter di lepas pantai Seddulbahir.

Kapal Majestic dan lainnya masih utuh di dasar laut. [vm/ft]