Biden Umumkan Strategi Baru Keluar dari Pandemi COVID-19

0
193

Gedung Putih pada hari Rabu merilis rencana untuk mengelola COVID-19 sehingga orang Amerika dapat “maju dengan aman” tanpa harus menutup sekolah dan bisnis.

Rencana setebal 96 halaman itu melibatkan dana tambahan dari Kongres untuk memasuki fase baru pandemi virus corona yang sedang berlangsung.

Presiden Joe Biden memberikan gambaran sekilas tentang rencana tersebut pada Selasa (1/3) malam saat menyampaikan pidato kenegaraannya. Biden mengumumkan bahwa mulai minggu depan, tes cepat gratis akan tersedia secara online. Maret ini, apotek sudah bisa mendistribusikan tablet anti virus yang bisa diminum langsung oleh pasien yang dinyatakan positif COVID-19.

“Kami meluncurkan inisiatif Tes untuk Mengobati sehingga warga AS dapat diuji di apotek. Jika positif, mereka akan langsung diberikan tablet anti virus secara gratis,” kata Biden saat berpidato.

Rencana tersebut juga mencakup produksi sekitar satu miliar dosis vaksin setiap tahun untuk melawan kemungkinan munculnya varian baru COVID-19. Formula baru akan dibagikan dalam 100 hari setelah varian baru terdeteksi. Distribusi vaksin secara global juga termasuk dalam rencana agar mutasi virus ke depan dapat langsung ditangani dalam skala global.

Rencana tersebut akan membutuhkan lebih banyak dana, di atas paket bantuan COVID $ 1,9 triliun yang dikirimkan tahun lalu. Paket bantuan telah dihabiskan atau akan mendanai kontrak yang sedang berjalan. Para pejabat tidak mengatakan berapa banyak uang yang akan dibutuhkan untuk rencana baru tersebut.

“Tanpa investasi ini, banyak kegiatan yang telah digariskan … tidak dapat dilakukan atau dipertahankan,” kata Gedung Putih, Rabu.

“Amerika harus mempertahankan upaya seperti vaksin, suntikan booster atau… pemacupengobatan, pengujian, dan (penggunaan) masker, untuk memerangi COVID-19 dan untuk mengurangi risiko mengembangkan konsekuensi yang paling parah,” bunyi pernyataan yang dilampirkan pada Rencana Kesiapsiagaan COVID-19 Nasional yang diperbarui. [jm/mg]