Blinken memperingatkan ‘konsekuensi serius’ jika Rusia menyerang Ukraina

0
108

Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada Kamis (2/12) memperingatkan menteri luar negeri Rusia tentang “konsekuensi serius” jika Rusia menginvasi negara tetangga Ukraina dan menyerukan solusi diplomatik untuk konflik antara negara-negara Eropa Timur.

Peringatan Blinken kepada Sergei Lavrov datang setelah dua diplomat senior bertemu di Stockholm dan sehari setelah Blinken mengatakan Amerika Serikat akan “menanggapi dengan tegas” serangan Rusia terhadap Ukraina, “termasuk serangkaian tindakan ekonomi berdampak tinggi yang telah kami hindari dalam masa lalu.”

“Saya pikir Moskow sangat memahami apa yang mungkin terjadi,” kata Blinken pada konferensi pers setelah bertemu Lavrov.

“Kami juga melakukan diskusi terperinci mengenai kekhawatiran yang dialami. Ini termasuk potensi agresi baru dengan pasukan militer dan beberapa upaya yang kami amati dilakukan Rusia untuk mencoba mengacaukan Ukraina dari dalam.”

Sebelum pertemuan itu, Blinken mengatakan Amerika Serikat akan membantu Rusia dan Ukraina memenuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian damai 2014 yang bertujuan untuk mengakhiri perang antara separatis pro-Rusia dan pasukan pemerintah Ukraina di bagian timur bekas Republik Soviet.

Tetapi “jika Rusia memutuskan untuk melakukan konfrontasi, akan ada konsekuensi serius,” kata Blinken.

Lavrov mengatakan kepada wartawan di Moskow bahwa Rusia siap untuk melakukan pembicaraan dengan Ukraina. “Kami, seperti yang dikatakan Presiden [Vladimir] Putin, tidak ingin ada konflik.”

Setelah pertemuan Blinken dengan Lavrov, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan dalam sebuah pernyataan Blinken “mengulangi seruan Amerika Serikat agar Rusia menarik pasukannya dan kembali ke upaya perdamaian sambil mematuhi perjanjian Minsk dan gencatan senjata di Donbas.” [mg/lt]