Boeing Mungkin Tidak Mendapatkan Sertifikasi untuk 737 MAX 10 pada Akhir Tahun

0
161

Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) memperingatkan Boeing Co awal pekan ini bahwa pembuat pesawat mungkin tidak memperoleh sertifikasi untuk versi 737 MAX yang diperpanjang menjelang tenggat waktu keselamatan kritis yang ditetapkan oleh Kongres, kata sebuah sumber. Reuters.

Ian Won, penjabat manajer kantor keselamatan penerbangan FAA yang mengawasi Boeing, dalam sebuah surat tertanggal 21 Maret meminta produsen pesawat AS untuk memberikan “jadwal sertifikasi terperinci,” kata seorang sumber yang mengetahui surat itu. Won juga meminta update perkembangan Boeing 737 MAX dan 777-9.

Kedua desain pesawat saat ini sedang dalam pengembangan. Sertifikasi diperlukan sebelum kedua jenis pesawat tersebut dapat dioperasikan.

Pesawat Boeing 737 MAX yang dikemudikan oleh Administrator Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Steve Dickson mendarat setelah penerbangan evaluasi di Boeing Field di Seattle, Washington, 30 September 2020. (Foto: AFP)

“Mengingat jatuh tempo saat ini dari program Boeing Model 737-10, FAA khawatir akan mengalami kesulitan yang signifikan untuk memenuhi arahan Kongres” pada tahun 2020, tulis Won, mengutip sumber tersebut.

Surat Won mengacu pada undang-undang tahun 2020 yang dikenal sebagai Aircraft Certification, Safety and Accountability Act, yang merombak cara sertifikasi pesawat baru oleh FAA. Undang-undang menetapkan batas waktu 2022 untuk penerapan standar keselamatan baru untuk peringatan kokpit.

Hanya Kongres yang dapat memperpanjang tenggat waktu jika FAA tidak mensertifikasi 737 MAX 10 sebelum akhir tahun ini.

Boeing bersama dengan beberapa legislator telah mengangkat potensi dampak pada pekerjaan dan produksi jika pesawat tidak disetujui, kata Reuters minggu lalu.

Boeing 737 MAX 10 lebih panjang dari pesawat berbadan sempit 737 MAX sebelumnya. 777-9, yang berbadan lebar, adalah versi awal dari desain pesawat 777 yang diperbarui yang dikenal sebagai 777X.

Pada Mei 2021, FAA memberi tahu Boeing bahwa secara realistis, pihaknya tidak akan dapat mensertifikasi 777X hingga pertengahan hingga akhir 2023.

Boeing pada Kamis (24/3) mengatakan terus “bekerja secara transparan dengan FAA untuk memberikan mereka informasi yang mereka butuhkan dan tetap berkomitmen untuk memenuhi harapan mereka, termasuk yang berkaitan dengan sertifikasi 777-9 dan 737-10.”

FAA, Kamis (24/3), mengatakan tidak mengomentari proyek sertifikasi yang sedang berjalan. [uh/ab]