Departemen Luar Negeri AS Turut Berbelasungkawa atas Meninggalnya Warga Negara dan Jurnalis AS di Ukraina

0
49

Departemen Luar Negeri AS pada Jumat (29/4) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang warga negara Amerika dan mantan marinir yang tewas dalam pertempuran bersama pasukan Ukraina saat Rusia melancarkan serangan baru di Ukraina timur.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Jalina Porter mengatakan “kami mengetahui laporan ini dan tentu saja siap untuk memberikan semua bantuan konsuler yang diperlukan untuk keluarga. Tetapi untuk menghormati keluarga selama masa yang sangat sulit ini, kami belum memiliki informasi untuk diumumkan.”

Willy Joseph Cancel, 22 tahun, bekerja di kontraktor militer swasta saat meninggal pada Senin (25/4). Dia adalah orang Amerika pertama yang diketahui tewas dalam pertempuran di Ukraina.

Seorang jurnalis berlari mencari perlindungan setelah penembakan di satu-satunya rute pelarian yang digunakan oleh penduduk setempat, saat pasukan Rusia bergerak maju menuju ibu kota, di Irpin, dekat Kyiv, Ukraina 6 Maret 2022. REUTERS/Carlos Barria

Porter juga menyampaikan belasungkawa atas kematian jurnalis Radio Free Europe/Radio Liberty Vira Hyrych.

“Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga dan teman-temannya. Perang Rusia terus mendatangkan malapetaka di Ukraina dan rakyatnya, dengan konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang terus membela keadilan dan menegaskan kebenaran melawan kebrutalan perang,” kata Porter.

Petugas penyelamat menemukan jenazah Hyrych pada Jumat pagi setelah serangan udara Rusia menghantam gedung tempat tinggalnya di Kyiv Kamis (28/4) malam.

Dua Relawan Inggris Ditahan Rusia

Laporan kematian Hyrych muncul hanya beberapa saat setelah laporan penahanan militer Rusia atas dua sukarelawan Inggris yang membantu memberikan bantuan kemanusiaan di Ukraina di sebuah pos pemeriksaan di selatan Zaporizhzhia.

Jaringan Presidium LSM Inggris mengatakan kedua pria itu, yang merupakan warga sipil, bekerja secara independen sebagai bagian dari proyek untuk menyediakan makanan, pasokan medis, dan dukungan evakuasi di Ukraina. Salah satu pendiri LSM tersebut, Dominik Byrne, mengatakan kedua pria itu hilang Senin lalu setelah melakukan perjalanan ke wilayah yang dikuasai Rusia, di mana mereka berencana untuk membantu mengevakuasi seorang wanita.

Sekretaris Perdagangan Inggris Anne-Marie Trevelyan mengatakan kepada Sky News bahwa “kantornya melakukan semua yang bisa dilakukan untuk mendukung dan mengidentifikasi kedua pria itu.” [em/pp]