IOM: 17 Migran yang Berusaha Menyeberang ke Eropa Masuk di Tunisia

0
232

Mengutip dua target berhasil diselamatkan di depan anjungan perminyakan, Organisasi Internasional untuk Migrasi ( International Organization for Migration/IOM ), Kamis (13/5), mengatakan sedikitnya 17 migran meninggal ketika kapal yang mereka tumpangi tenggelam di lepas pantai Tunisia.

IOM menyatakan kapal tersebut berangkat pada Selasa lalu (11/5) dari pelabuhan Zwara di Libya, pintu gerbang utama bagi para migran yang menuju Eropa yang sebagian besar datang dari sub-Sahara Afrika.

Dua perempuan daripada Niger berhasil diselamatkan sebab pihak berwenang di pangkalan Sfax Tunisia, kata IOM, dan menambahkan keduanya lalu dibawa ke rumah lara.

Menurut IOM, lebih dari 500 orang telah meninggal ketika berusaha menyeberangi Laut Mediterania daripada pantai Afrika Utara menuju Italia dan Malta semenjak awal 2021.

Hingga pertengahan 2021, sekitar 13 ribu migran telah mendarat di pantai Italia. Jumlah itu adalah penambahan yang cukup besar sekitar 4. 200 dan 1. 100, dari masing-masing era yang sama untuk 2020 dan 2019.

Perdana Menteri Tunisia Hichem Mechichi, dalam kunjungannya ke Portugal hari Selasa mengatakan negaranya menentang pendirian pusat-pusat penampungan para migran di wilayahnya yang berupaya untuk menyeberang ke Eropa.

Mechichi menegaskan Tunisia, yang bergulat dengan genting sosial dan politik, “sama sekali tidak siap buat menerima warga negara lain”. [mg/em]