Jepang, AS Gelar Latihan Militer Gabungan

0
108

Kapal perang AS dan Jepang, yang dipimpin oleh kapal induk USS Abraham Lincoln, melakukan latihan angkatan laut bersama di perairan antara Jepang dan Semenanjung Korea untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Latihan militer itu diadakan untuk menunjukkan aliansi militer yang erat dari kedua negara di tengah spekulasi yang berkembang bahwa Korea Utara berencana untuk melakukan uji coba rudal atau nuklir minggu ini.

Armada ke-7 AS dan Pasukan Bela Diri Angkatan Laut Jepang mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka melakukan latihan angkatan laut bersama di Laut Jepang pada hari Selasa dan Rabu. Ini adalah pertama kalinya sebuah kapal induk AS mengadakan latihan di daerah itu sejak 2017 dan dipandang sebagai upaya nyata untuk mencegah provokasi Korea Utara.

Pakar pertahanan telah memperingatkan bahwa Korea Utara dapat meluncurkan rudal atau bahkan melakukan uji coba nuklir minggu ini sebagai Pyongyang menandai ulang tahun pemimpin pendiri Kim Il Sung.

Ketegangan juga meningkat di kawasan itu menjelang latihan militer gabungan tahunan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Jepang telah meningkatkan latihan militer bersama dengan sekutu terdekatnya, Amerika Serikat dan mitra regional dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya kekhawatiran atas tindakan militer China yang semakin agresif di perairan regional.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan kepada wartawan bahwa latihan bersama yang sedang berlangsung bertujuan untuk memperkuat kerja sama militer antara Jepang dan Amerika Serikat, dan tidak memperhitungkan negara-negara tertentu. “Kami akan terus memperkuat kemampuan pencegahan dan respons aliansi Jepang-AS dan melakukan yang terbaik untuk pertahanan negara kami,” katanya.

Pasukan Bela Diri Angkatan Laut Jepang mengatakan kapal perusaknya JS Congo dan JS Inazuma, serta pesawat tempur F-2 Jepang bergabung dengan kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln untuk memperkuat kemampuan aliansi Jepang-AS untuk pencegahan dan respons yang efektif. “Kami berusaha untuk berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas regional,” tulis angkatan laut Jepang di Twitter.

Seorang pejabat Bela Diri Maritim Jepang mengatakan mereka tidak dapat mengungkapkan kapan dan lokasi spesifik dari latihan bersama yang sedang berlangsung sampai mereka selesai.

Ketegangan meningkat di kawasan itu karena serentetan uji coba rudal Korea Utara tahun ini, termasuk peluncuran rudal balistik antarbenua pertamanya dalam lebih dari empat tahun.

Beberapa ahli mengatakan uji coba rudal Korea Utara baru-baru ini dimaksudkan untuk menyempurnakan teknologi senjatanya dan meningkatkan pengaruhnya dalam negosiasi dengan AS. Mereka mengatakan Korea Utara akan segera meluncurkan rudal balistik antarbenua atau roket pembawa satelit atau melakukan uji coba nuklir dalam beberapa minggu mendatang. [ab/lt]