Kerjasama Luar Angkasa Hanya Mungkin Jika Sanksi Dicabut

0
134

Direktur Badan Antariksa Rusia mengatakan pada hari Sabtu bahwa pemulihan hubungan normal antara mitra di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan proyek luar angkasa bersama lainnya hanya akan mungkin setelah sanksi Barat terhadap Moskow dicabut.

Dmitry Rogozin, Kepala Roscosmos, mengatakan dalam sebuah posting di media sosial bahwa tujuan sanksi adalah untuk “membunuh ekonomi Rusia dan menjerumuskan rakyat kita ke dalam keputusasaan dan kelaparan, untuk membuat negara kita bertekuk lutut.” Dia menambahkan, “mereka tidak akan berhasil, tetapi niatnya jelas.”

“Itulah mengapa saya percaya bahwa pemulihan hubungan normal antara mitra di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan proyek-proyek lain hanya mungkin dengan penghapusan sanksi ilegal yang lengkap dan tanpa syarat,” kata Rogozin.

Rogozin menambahkan, usulan Roscosmos tentang kapan harus mengakhiri kerja sama ISS dengan badan antariksa Amerika Serikat (AS), Kanada, Uni Eropa, dan Jepang akan segera dilaporkan ke otoritas Rusia. Dia sebelumnya mengatakan bahwa sanksi dapat “menghancurkan” kemitraan AS-Rusia di ISS.

Barat telah memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia, menyebut tindakannya di Ukraina sebagai “operasi militer khusus” yang dimulai pada 24 Februari.

Terlepas dari ketegangan, seorang astronot AS dan dua kosmonot Rusia mendarat dengan selamat di Kazakhstan pada hari Rabu setelah meninggalkan stasiun luar angkasa dengan kapsul yang sama.

Badan Antariksa Eropa mengatakan bulan lalu bahwa pihaknya menangguhkan kerja sama dengan Roscosmos dalam misi penjelajah ExoMars yang bertujuan untuk mencari tanda-tanda kehidupan di permukaan Mars. [ah]