Lembah Lithium California Siap untuk Masa Depan Energi Bersih

0
81

Sebelas pembangkit panas bumi sekarang beroperasi di danau air asin di gurun California.

Perusahaan Controlled Thermal Resources yang berbasis di Australia akan menambah pembangkit lain yang juga akan menghasilkan listrik menggunakan air panas dari bawah tanah. Perusahaan juga akan menambang logam mulia, lithium, dan mineral lainnya.

“Kami pada dasarnya mengurangi suhu air garam, membuat listrik terbarukan darinya terus menerus, 24 jam sehari/7 hari seminggu, mengekstrak lithium dan mineral lainnya. Kami juga menambang tanah jarang,” kata Rod Colwell, CEO Controlled Thermal Resources.

Lithium adalah komponen penting dari industri baterai listrik modern.

Baterai lithium terlihat di toko yang mengumpulkan sampah elektronik di Santiago, Chili. (Foto: REUTERS/Rodrigo Garrido)

Lithium banyak ditemukan di kerak bumi, kata Chris Berry, seorang analis industri dan presiden House Mountain Partners.

“Bahkan di sini di Amerika Serikat, itu berlimpah. Tantangannya bukan hanya mencari dan mengekstraknya, tapi menyempurnakannya,” katanya.

Tiga perusahaan, termasuk Berkshire Hathaway Energy, sedang menguji cara untuk mengekstrak dan memurnikan lithium dari air asin bawah tanah. Ketiga perusahaan tersebut menggunakan teknologi masing-masing dalam sistem tertutup yang ramah lingkungan.

Jalan tambang litium Soquimich di dataran garam Atacama, deposit litium terbesar yang diproduksi saat ini, Chili utara.  (Foto: Reuters)

Jalan tambang litium Soquimich di dataran garam Atacama, deposit litium terbesar yang diproduksi saat ini, Chili utara. (Foto: Reuters)

Sebagian besar lithium dunia sekarang berasal dari Bolivia, Argentina, dan Chili. Lithium dari negara-negara ini dapat menguap di kolam, menciptakan masalah lingkungan, seperti tanah yang terkontaminasi dan limbah beracun.

Litium dunia saat ini juga berasal dari Australia atau China, yang dikumpulkan melalui penambangan terbuka.

“Lebih masuk akal untuk menambang lithium di sini di AS, di mana kami memiliki kontrol lingkungan yang sangat ketat pada penambangan sehingga kami tidak merusak lingkungan,” kata ahli geologi Michael McKibben, seorang profesor riset di University of California, Riverside.

Produksi lithium komersial dapat dimulai di Laut Salton dalam dua hingga empat tahun, dengan potensi ekspansi untuk memenuhi sebagian besar permintaan di Amerika, kata ahli geologi Profesor Micaahel McKibben.

“Jadi jika mereka bisa mendapatkan sekitar 400.000 ton lithium karbonat per tahun, maka itu setara dengan produksi dunia saat ini,” katanya.

Paket baterai Tesla ditampilkan selama tur media Tesla Motors Inc.  baru, Gigafactory Selasa, 26 Juli 2016, di Sparks, Nevada.  (Foto: AP)

Paket baterai Tesla ditampilkan selama tur media Tesla Motors Inc. baru, Gigafactory Selasa, 26 Juli 2016, di Sparks, Nevada. (Foto: AP)

Dengan harga lithium yang melonjak, itu berarti pekerjaan yang menjanjikan, kata kepala kelompok nirlaba yang duduk di Komisi Lembah Lithium.

Jika teknologi yang sekarang sedang diuji bekerja sesuai rencana, Lembah Lithium di gurun California bisa menjadi pusat ekonomi hijau, menghasilkan listrik, lithium, dan bahkan baterai di daerah terpencil Amerika yang mungkin penting bagi masa depan energi nasional Amerika. [lt/ah]