Modifikasi Imigrasi Tingkatkan Harapan, Kewaswasan pada Perbatasan AS-Meksiko

0
442

Pada keadaan ketika Presiden AS Joe Biden menjabat, ia tiba membatalkan kebijakan mantan Presiden Donald Trump di tapal batas selatan AS-Meksiko.

Biden mencabut deklarasi kritis nasional Trump dan menangguhkan pembangunan tembok perbatasan kontroversial Trump. Biden berjanji buat mengakhiri praktik pemerintah dengan memisahkan keluarga migran dan deportasi cepat.

Perubahan kebijakan tiba-tiba itu mengubah kondisi dan jalan para migran di sepanjang perbatasan. Perubahan itu pula memperbarui harapan bagi ratusan ribu migran dari Meksiko dan Amerika Tengah untuk kembali ke perbatasan dengan rentan dan mengupayakan kehormatan hukum. Namun, perubahan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran sebab aparat penegak hukum & warga AS tentang kembalinya rombongan migran, kekacauan, & potensi kekerasan.

Perubahan kebijaksanaan perbatasan, minggu ini secara dramatis dipercepat ketika tampak laporan bahwa pemerintahan Biden bermaksud membebaskan sebagian besar orang tua dan anak-anak yang mencari suaka pada waktu 72 jam setelah mereka tiba di AS. Proses cepat ini pula akan mencakup pengujian COVID-19 dan pemeriksaan latar buntut kriminal.

Kecendekiaan baru ini menandai transisi dramatis dari peraturan pemerintahan Trump dan Obama dalam mana keluarga migran ilegal bisa ditahan hingga 21 hari. Menurut seorang penguasa senior Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai perubahan ini kemungkinan akan memicu bertambah banyak lagi kedatangan anak di bawah umur tanpa pendamping dan keluarga migran tahun ini.

Meski demikian kebijakan pemerintahan Trump yang menyebut pandemi virus corona dan kesehatan masyarakat sebagai alasan untuk mendeportasi para migran yang mencoba memasuki negara di perbatasan tanpa proses patokan masih berlaku.

Anak-anak yang mencoba melintasi perbatasan sendirian mendapat pengecualian. Mereka hanya bisa ditahan oleh Bea Cukai serta Perlindungan Perbatasan AS tenggat tiga hari sebelum badan atau kantor lain membongkar-bongkar sponsor untuk anak itu sambil menunggu proses imigrasi. [my/pp]