Pasca-Kunjungan ke Moskow, Pakistan untuk Mengimpor Gandum dan Gas dari Rusia

0
157

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan pada Senin (28/2), mengumumkan negaranya akan mengimpor sekitar dua juta ton gandum dari Rusia serta membeli gas alam melalui perjanjian bilateral yang ditandatangani kedua pihak pekan lalu dalam kunjungan resmi mereka ke Moskow.

Khan melanjutkan kunjungan dua harinya dan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di Kremlin pada Kamis (24/2), beberapa jam setelah pasukan Rusia menyerbu Ukraina, ketika kekuatan Barat mendesak untuk mengisolasi pemimpin Rusia atas agresi tersebut.

Khan, pada Senin (28/2), membela perjalanannya dan menanggapi kritik dalam pidato yang disiarkan televisi, dengan mengatakan bahwa kepentingan ekonomi Pakistan mengharuskannya melakukannya.

“Kami pergi ke sana karena kami harus mengimpor dua juta ton gandum dari Rusia. Kedua, kami telah menandatangani perjanjian impor gas alam karena cadangan gas Pakistan sendiri semakin menipis,” kata Khan.

“Dengan izin Tuhan, waktu akan membuktikan bahwa kami melakukan pembicaraan yang sangat baik,” kata pemimpin Pakistan itu, merujuk pada pertemuan tiga jamnya dengan Putin. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Namun, beberapa kritikus skeptis terhadap kerja sama ekonomi Moskow-Islamabad, menunjuk pada sanksi internasional yang lebih keras terhadap Rusia setelah invasinya ke Ukraina.

Putin, Kamis (24/2), menyambut hangat Khan di Kremlin dengan berjabat tangan dan duduk berdampingan dalam apa yang oleh beberapa pejabat Pakistan digambarkan sebagai konsultasi tentang berbagai masalah bilateral, regional, dan internasional. [mg/em]