Pengusiran pejabat PBB oleh Ethiopia ‘mengkhawatirkan’

0
18

Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengatakan keputusan pemerintah Ethiopia untuk mengusir tujuh pejabat senior kemanusiaan PBB dari negara itu “disesalkan dan mengkhawatirkan”.

UNICEF dalam sebuah pernyataan Jumat menyebut pekerjaannya “lebih mendesak dari sebelumnya,” dan anak-anak menanggung “beban terbesar” dari krisis kemanusiaan yang memburuk di negara itu.

“Kami memiliki kepercayaan penuh pada tim yang bekerja di lapangan untuk menyelamatkan nyawa anak-anak, yang selalu dipandu oleh prinsip-prinsip ketidakberpihakan, kemanusiaan, netralitas, dan kemandirian. Program kami akan terus berlanjut,” tambah UNICEF, seraya mencatat bahwa program tersebut telah hadir di negara Afrika selama lebih dari 60 tahun.

Ketujuh pejabat itu diberi waktu 72 jam untuk meninggalkan Ethiopia. Mereka termasuk perwakilan UNICEF dan wakil kepala Kantor Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam sebuah tweet, kementerian luar negeri Ethiopia mengatakan ketujuh orang itu telah “mencampuri urusan dalam negeri negara itu.”

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada hari Kamis bahwa dia “terkejut,” setelah pemerintah Ethiopia mengumumkan pengusiran itu.

“Di Ethiopia, PBB memberikan bantuan penyelamatan jiwa termasuk makanan, obat-obatan, air dan pasokan sanitasi kepada orang-orang yang paling membutuhkan,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan. “Saya memiliki keyakinan penuh pada staf PBB yang berada di Ethiopia untuk melakukan pekerjaan ini.”

Dia mengatakan organisasi itu terlibat dengan pihak berwenang Ethiopia “dengan harapan bahwa staf PBB akan diizinkan untuk melanjutkan pekerjaan penting mereka”. [my/pp]