Perut Warga Australia Dibebaskan dibanding Tahanan Rumah di Myanmar

0
389

Bagian Australia telah dibebaskan daripada tahanan rumah di Myanmar dan diizinkan untuk melupakan negara itu tanpa perkara. Pembebasan itu diungkapkan oleh satu dari kedua orang konsultan bisnis pasangan tersebut pada Minggu (4/4), seperti dilansir Reuters.

Christa Avery dan suaminya, Matthew O’Kane, tidak diizinkan membuang Myanmar bulan lalu kala hendak menaiki pesawat buat pulang.

Negeri itu dilanda pergolakan sejak kudeta militer pada satu Februari yang menggulingkan kepala terpilih Aung San Suu Kyi.

“Saya, tentu saja, sangat luas karena telah dibebaskan dan akan segera pulang dengan suami saya, Matt, ” kata Avery dalam maklumat.

“Meskipun saya tahu bahwa saya tak melakukan kesalahan apapun, betul stres ditahan di dalam rumah selama dua minggu. ”

Seorang warga Australia lain, Sean Turnell, penasihat ekonomi Suu Kyi, telah ditahan setelah militer merebut kekuasaan. Kini Turnell mendekam dalam tangsi.

“Saya harap apabila Sean tidak bisa dibebaskan segera, paling tidak dia bisa dipindahkan ke tahanan rumah demi kesehatan fisik, mental dan emosionalnya, ” kata Avery.

Pihak berwenang telah mengatakan Turnell dalam penyelidikan, tapi belum ada dakwaan yang diumumkan terhadapnya. Seorang pengacara Suu Kyi mengucapkan pekan lalu dia tahu bahwa Turnell menghadapi dakwaan di bawah Undang-Undang (UU) Rahasia Resmi, tapi belum ada dakwaan yang dikonfirmasi.

Menurut kaum Asosiasi Bantuan bagi Benduan Politik lebih dari dua. 500 orang telah ditahan sejak kudeta. [vm/ft]