Setelah bom bunuh diri, pejabat Kongo takut akan lebih banyak serangan

0
71

Pihak berwenang di Kongo utara telah mengumumkan pemberlakuan jam malam dan pos pemeriksaan keamanan baru.

Mereka juga meminta gereja, restoran, dan hotel untuk meningkatkan keamanan setelah bom bunuh diri pertama yang mematikan di kawasan itu.

Pria bersenjata itu membunuh lima orang lainnya pada Sabtu malam (25/12) saat beberapa orang sedang makan malam di sebuah restoran di Beni pada Hari Natal.

Walikota Beni Narcisse Muteba memperingatkan pemilik tempat-tempat populer di kota bahwa “teroris” bisa menyerang lagi.

Dia mengimbau mereka untuk mengerahkan penjaga keamanan dan detektor logam di pintu masuk.

Kota Beni telah lama menjadi sasaran gerilyawan, tetapi provinsi Afrika Tengah ISIS mulai mengklaim bertanggung jawab atas kekerasan di wilayah tersebut. [vm/ft]