Warga Ukraina berlindung di stasiun kereta bawah tanah di tengah serangan Rusia

0
218

Ketakutan yang mencengkeram melihat kemungkinan bahwa Rusia bisa menyerang wilayah ibu kota Kyiv setiap saat, banyak warga Ukraina pada Kamis (24/2) malam berlindung di stasiun kereta bawah tanah, Kyiv.

Dalam waktu satu jam setelah gelap, stasiun metro penuh dengan keluarga dan anak-anak, mengobrol, bermain, dan makan malam.

Orang-orang membawa tempat tidur dan selimut mereka sendiri, serta anjing dan teka-teki silang, berharap untuk mengisi malam yang panjang. Namun terlepas dari suasana ceria, banyak orang yang lelah dengan ketegangan yang terjadi pada Kamis (24/2) dan tampak sangat sedih dengan apa yang terjadi di negara mereka.

Kamis (24/2) dini hari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer ‘khusus’ di Ukraina dan memperingatkan negara-negara lain bahwa setiap upaya untuk mengganggu tindakan Rusia akan menyebabkan “konsekuensi yang tidak terlihat”.

Pengumuman Putin segera diikuti dengan penembakan di utara, timur dan selatan Ukraina, termasuk di wilayah Kyiv.

Penduduk lokal Bogdan Voytenko berkata: “(Saya di sini) karena saya pikir ini adalah satu-satunya tempat di mana kita bisa bersembunyi di Kyiv. Semua tempat lain… menakutkan.”

Voytenko mengatakan dia dan dua temannya berniat bermalam di tempat penampungan sementara dari serangan bom.

Mereka telah membawa kacang-kacangan dan buah-buahan kering, serta kantong tidur untuk membuat malam mereka senyaman mungkin. [ps/lt]