Monday, June 21, 2021
Home Blog

Tip untuk Meningkatkan Peluang Anda Memenangkan Lotere

0
Lotere Togel Singapore adalah permainan yang mengasyikkan dengan peluang murni atau proses mekanis di mana tiket yang menang diambil secara acak dari pengundian yang berlangsung setiap minggu. Lotere digunakan dalam pemilihan nomor lotere untuk permainan seperti sepak bola dan bola basket. Lotre...

PM Jepang: Fans Dilarang Nonton Olimpiade Jika Virus Naik

0
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Senin (21/6) mengutarakan kepada wartawan bahwa tempat tidak akan ragu untuk melarang penonton dari Olimpiade Tokyo jika lonjakan urusan COVID-19 memicu keadaan penting. “Tentu keselamatan dan kebahagiaan menjadi prioritas utama, ” kata Suga. "Demi Olimpiade yang aman dan terjamin, saya tidak akan ragu untuk melarang penonton. " Suga mengatakan dia "menganggap serius" rekomendasi yang baru-baru ini diajukan pakar negeri bahwa akan lebih aman jika tidak ada penonton yang hadir. Fans dibanding luar negeri dilarang kaum bulan lalu. Beberapa ahli medis telah menyatakan bertarak atas penyelenggaraan Olimpiade di mana puluhan ribu olahragawan, ofisial dan petinggi mengambil negara itu. Hanya kira-kira enam persen orang di Jepang yang sudah divaksinasi lengkap. [ka/uh] Â

Pondok Waria, Tempat Aman bagi Minoritas Gender Mendalami Ilmu Agama

0
Kelompok minoritas gender dan seksual langsung menerima diskriminasi dan tindak pelecehan di seluruh dunia. Namun di Yogyakarta, kurang perempuan transgender, yang normal disebut waria, menemukan perintang lara dalam ajaran petunjuk.

Komnas HAM Minta Keterangan Bekas Pimpinan KPK Soal Ulangan Kebangsaan

0
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta keterangan para mantan pimpinan KPK.

Varian Delta Virus Corona Menyembul di Sri Lanka

0
Virus corona varian Delta yang pertama kali dideteksi di India telah tampak di negara tetangganya, Sri Lanka.  “Ini kejadian terburuk yang dapat saya bayangkan pada masa sesuai sekarang, ” kata Dr. Chandima Jeewandara, direktur Unit Alergi, Imunitas dan Biologi Sel di Sri Jayewardenepura University, kepada surat kabar The Hindu.  “Kami sudah bertemu lonjakan kasus  varian Alfa. Delta menimbulkan risiko yang lebih besar karena cakupan vaksin kami rendah, dan pada antara mereka yang telah divaksinasi, mayoritasnya baru mendapat satu dosis. ”  Menurut Johns Hopkins University Coronavirus Resource Center, Sri Lanka, negara berpenduduk sekitar 22 juta orang, mencetak lebih dari 233 seperseribu kasus COVID.  Pada Korea Selatan, penundaan transmisi vaksin COVID-19 telah memajukan pemerintah untuk menawari warganya dosis campuran. Mereka yang menerima vaksin AstraZeneca sebagai dosis pertama, kini ditawari vaksin Pfizer untuk dosis kedua.  Satu panel pakar kesehatan menyatakan itu meyakini India kemungkinan tinggi akan mengalami lonjakan ketiga kasus virus corona dalam bulan Oktober. “Ini bakal lebih terkendali” daripada lonjakan sebelumnya, kata Dr. Randeep Guleria, Direktur All India Institute of Medical Sciences, karena sebagian orang sudah divaksinasi.  Pada hari Jumat (18/6), India mengadukan lebih dari 62 ribu kasus baru COVID-19 dalam kurun 24 jam belakang. Negara itu juga mengadukan 1. 587 kematian akibat COVID-19, angka terendah pada negara itu dalam 60 hari ini.  Johns Hopkins Jumat pagi menyatakan telah mencatat lebih dari 177 juta kasus COVID-19 di seluruh dunia. GANDAR memimpin di dunia pada jumlah kasus dengan 33, 5 juta, diikuti sebab India dengan 29, 8 juta dan Brasil dengan 17, 7 juta.  Jumlah kematian akibat keburukan itu di seluruh dunia kini telah melampaui 3, 84 juta.  Johns Hopkins juga menyatakan secara keseluruhan telah 2, 5 miliar dosis vaksin COVID-19 diberikan. [uh/ab]Â

Pemangku Pimpinan KPK Penuhi Panggilan Komnas HAM soal TWK

0
Pemangku Ketua Komisi Pemberantasan Manipulasi (KPK), Nurul Ghufron, menutup panggilan Komnas HAM terkait dugaan pelanggaran HAM di dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) para pegawai KPK.

Makau Ikuti Hong Kong Tutup Kantor Perwakilan di Taiwan

0
Makau mengatakan, Rabu (16/6),  pihaknya menutup pejabat perwakilannya di Taiwan, menyusul tetangganya Hong Kong yang melakukan langkah yang persis bulan lalu sebagai protes atas dukungan Taipei buat para aktivis prodemokrasi. Hong Kong dan Makau adalah kota-kota "semiotonom" di China, meskipun kebijakan luar daerah semuanya diputuskan oleh Beijing dan pemerintah pusat mempunyai peran yang semakin tepat dalam menentukan bagaimana ke-2 bekas koloni itu dijalankan dalam beberapa tahun terakhir. Dalam sebuah pernyataan kecil, Makau mengumumkan bahwa Wakil Ekonomi dan Budayanya dalam Taiwan akan menangguhkan sementara operasi mulai 19 Juni. Sebagai tanggapan, Dewan Taiwan untuk Urusan China Tanah menyatakan "penyesalan mendalam akan keputusan sepihak pemerintah Makau, " dan mengatakan akan terus membuka kantor perdagangannya di pusat perjudian China itu. Makau tidak memberikan alasan untuk penutupan itu. Tapi pernyataannya hampir sepadan dengan pernyataan Hong Kong bulan lalu. Pengumuman Hong Kong itu kemudian diikuti oleh pernyataan pemerintah Hong Kong yang mengukuhkan penutupan itu memang bersifat politis. Taiwan, menurut pernyataan Hong Kong, telah berulang kali "sangat ikut campur" pada urusan kota itu serta "menciptakan kerusakan yang tak dapat diperbaiki" dalam hubungan mereka. Hong Kong serta Makau mematuhi pandangan China yang otoriter bahwa Taiwan yang demokratis dan memiliki pemerintahan sendiri adalah bagian dari wilayahnya dan sepadan hari harus direbut, dengan kekerasan jika perlu. Itu membuat kontak resmi dengan Taipei menjadi rumit, sekalipun Taiwan adalah mitra kulak utama. China mendorong berdirinya kantor-kantor  perdagangan di Taiwan ketika hubungannya lebih ikrab dengan pulau itu. Tetapi sejak terpilihnya Tsai Ing-wen 2016 sebagai presiden Taiwan, Beijing memutuskan kontak formal dan meningkatkan tekanan ekonomi, militer, dan diplomatik. Beijing membenci Tsai karena dia menganggap Taiwan sebagai negara berdaulat de facto dan bukan bagian dari "satu China. " Pemerintahnya selalu merupakan pendukung vokal prinsip-prinsip demokrasi dan diam-diam menolong membuka pintu bagi beberapa warga Hong Kong yang mencoba melarikan diri dari tindakan keras Beijing terhadap perbedaan pendapat setelah penolakan demokrasi besar-besaran yang mengguncang pusat keuangan itu di dalam 2019. [ab/uh] Â

Virus Corona, Iklim dan Perdagangan Masuk Agenda KTT AS-UE

0
Memerangi pandemi virus corona dan perubahan iklim, serta bergerak sama dalam bidang perniagaan dan luar negeri hadir agenda pertemuan puncak Kepala AS Joe Biden dan para pemimpin Uni Eropa di Brussels pada keadaan Selasa (15/6). Dalam maklumat yang dikeluarkan menjelang bibir, kedua pihak menyatakan mereka akan menegaskan kembali sokongan bagi fasilitas COVAX buat memastikan akses yang setimbal ke vaksin COVID-19, dan untuk bekerja sama di dalam berbagai cara guna membakar pemulihan global dari dampak pandemi terhadap ekonomi. Itu juga berencana untuk membahas berbagai upaya untuk mereformasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Setelah keduanya menjadi topik penting pada pertemuan G-7 dan NATO pekan itu, Rusia dan China balik akan menjadi agenda perdebatan hari Selasa. Gedung Putih dan Uni Eropa menyatakan para pemimpin juga akan menyatakan komitmen untuk mengangkat demokrasi dan memerangi manipulasi, dan untuk menegakkan benar asasi manusia di semesta dunia. Mereka juga beriktikad untuk bekerja sama dalam isu-isu terkait keamanan siber dan migrasi. Dalam pertemuan puncak ini, Uni Eropa diwakili oleh Presiden Badan Eropa Charles Michel serta Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Menghantam perubahan iklim, AS serta Uni Eropa menyatakan mereka akan menegaskan kembali janji untuk menegakkan perjanjian kondisi Paris 2015 dan untuk menjadi ekonomi netral karbon pada tahun 2050. Mereka juga menyatakan berencana akan mendesak “para pemain penting” lainnya untuk mengambil tindakan iklim yang ambisius. Diadopsi oleh hampir 200 negara sewaktu pertama kali ditandatangani, tujuan perjanjian iklim Paris adalah untuk memperlambat pemanasan global. [uh/ab] Â

Selandia Baru Minta Maaf Berasaskan Tindakan Imigrasi Masa Awut-awutan

0
Negeri Selandia Baru meminta maaf atas penindakan keimigrasian dengan keras hampir 50 tahun lalu terhadap orang-orang Pasifik. Pengumuman permintaan maaf itu secara resmi disampaikan Pertama Menteri Jacinda Ardern & Menteri Urusan Orang-orang Pasifik Aupito William Sio, Senin (14/6). Sewaktu mengumumkannya, Sio mengungkapkan betapa ia mengenang hari yang menakutkan selama masa kecilnya ketika sebesar polisi dengan anjing menggembala Jerman muncul di sendi keluarganya sebelum fajar & menyorotkan senter ke wajah mereka sementara ayahnya jadi di sana tak berdaya.  Sio, dan kaya banyak orang-orang Pasifik yang lain, saat itu menjadi korban program deportasi yang saat ini dikenal sebagai Dawn Raids atau Penggerebekan Pagi buta. Saat itu, sekitar rata-rata 1970-an, orang-orang Kepulauan Pasifik menjadi sasaran deportasi pemerintah.  Pihak berwenang melakukan  penggerebekan dari rumah ke rumah secara agresif buat menemukan, menghukum, dan mengusir orang yang tinggal bertambah lama daripada izin tinggalnya.  Penggerebekan itu sering dilakukan pada dini keadaan atau larut malam. “Kami sebagai komunitas merasa diundang untuk datang ke Selandia Baru. Kami menanggapi panggilan untuk mengisi kebutuhan gaya kerja, seperti kami menutup panggilan akan kebutuhan tentara pada tahun 1914, ” kata Sio. Namun lalu, katanya,  pemerintah melengahkan mereka ketika merasa para-para pekerja itu sudah tidak dibutuhkan lagi. Ardern mengucapkan bahwa pada saat tersebut, orang-orang yang tidak terlihat seperti orang kulit suci Selandia Baru diberitahu itu harus membawa kartu jati untuk membuktikan bahwa itu tidak melebihi izin status, dan sering diperiksa secara acak di jalan, atau bahkan di sekolah ataupun gereja.  Ia mengutarakan orang-orang Pasifik sering diseret ke pengadilan dengan cuma mengenakan pakaian tidur mereka dan tanpa perwakilan norma yang layak. “Tidak hanya diincar, mereka juga menjelma sasaran praktik yang sungguh-sungguh tidak manusiawi, yang betul-betul meneror orang-orang di vila mereka, ” kata Ardern. Ia mengatakan bahwa masa catatan imigrasi terkomputerisasi mulai diperkenalkan pada 1977, data menunjukkan bahwa 40% sejak mereka yang melebihi izin tinggal umumnya orang Inggris atau Amerika, kelompok dengan tidak pernah menjadi bahan deportasi. "Penggerebekan itu, menciptakan luka yang dalam, " kata Ardern.  “Sementara kita tidak dapat menukar sejarah, kita dapat mengakuinya, dan kita dapat mencari jalan untuk memperbaiki kekeliruan. '' Permintaan maaf lebih resmi akan dilangsungkan pada acara peringatan peristiwa itu di dalam 26 Juni di Auckland. Ardern mengatakan ini adalah ketiga kalinya pemerintah membina permintaan maaf seperti itu. [ab/uh] Â

Merebak di Jawa Tengah, Varian Delta Kelabuhi Sistem Kalis

0
Kabupaten Kudus di Jawa Tengah mengalami pelonjakan kasus COVID-19 secara istimewa. Penjagaan Whole Genome Sequencing (WGS) membuktikan varian B 1617. 2 atau delta sudah merebak di sana.  Penegasan mengenai masuknya varian delta dari India menghunjam ke Kudus disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Kementerian Kesehatan sendiri telah memastikan hal tersebut sesudah hasil pemeriksaan yang dilakukan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Umum dan Keperawatan (FKKMK), Universitas Gadjah Mada (UGM) muncul pada 11 Juni. Untuk membendung sebaran kasus lebih luas lagi, Ganjar mengusulkan Kudus menerapkan Gerakan Lima Hari di Rumah Saja. “Saya butuh dukungan bangsa, kalau masyarakat tidak mengangkat ini nanti kucing-kucingan tetap. Ingat varian baru telah masuk di Kudus. Catat itu, sudah masuk pada Kudus. Kenapa penularannya lekas sekali? Masyarakat musti sadar betul, ” kata Membalas dalam pernyataan kepada media di Kudus, Minggu (13/6). Selama lima hari di rumah itu, lanjut Membalas, orang tua dan anak-anak semestinya dilarang keluar panti. Hanya untuk keperluan yang benar-benar penting, lanjutnya, umum dapat bepergian. Usulan itu tentu saja masih kudu memperoleh persetujuan dari pemerintah kabupaten setempat. Pada Sabtu (12/6), Jawa Tengah mengadukan kasus kematian akibat COVID-19 tertinggi di Indonesia, yakni 37 kasus dalam satu keadaan. Dari jumlah itu, pada Kabupaten Kudus sendiri pada hari yang sama total pasien meninggal dilaporkan mencapai 34 kasus. Artinya dekat seluruh kasus pasien yang meninggal pada hari Sabtu hanya berasal dari Suci. Karena ketidakmampuan fasilitas kesehatan tubuh setempat, lebih dari 1. 200 pasien positif COVID-19 dikirimkan ke asrama haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Sementara setidaknya 350 gaya kesehatan di Kabupaten Kudus dinyatakan positif. Pemerintah provinsi telah membantu mengirimkan 120 tenaga kesehatan untuk mengatasi kondisi yang semakin mengharukan. Jawa Tengah mengalami penggandaan zona merah secara mengejutkan. Ganjar mengaku telah menyelami bahwa varian delta daripada India yang menjadi pengantara pergerakan cepat ini. “Kita akan lakukan pemeriksaan banyak sampel di tempat lain, saya curiga dengan pergerakan ini, tiga minggu sebelumnya hanya tiga kabupaten, kemudian bertambah delapan dan oleh karena itu sebelas. Perasaan saya waktu itu yakin, ini mesti varian baru. Dan tersebut kita petakan, Kudus dengan pertama, dari pusat sudah merilis soal ini, oleh sebab itu ini serius untuk segenap, ” kata Ganjar.  Kabupaten-kabupaten di sekitar Kudus, seperti Grobogan, Demak, dan Pati, telah diingatkan melanda potensi penyebaran kasus. Ganjar meminta seluruh pihak berfungsi sama dengan baik. Kalau peringatan tidak diindahkan, proses yustisi dapat ditegakkan. Kelabuhi Sistem Imun Ketua Tim WGS SARS CoV-2, FKKMK UGM, dr. Gunadi, Ph. D, Sp. BA kepada VOA menjelaskan kasus pada Kudus membuktikan bahwa varian delta sudah mengalami gigi lokal. Penularan tidak sedang terjadi antara warga negara asing kepada warga Nusantara, tetapi antarwarga Indonesia tunggal, khususnya di Kudus. Dia menambahkan, interaksi sosial dalam skala besar meningkatkan resiko timbulnya varian baru COVID-19. Apalagi, jika interaksi sosial besar itu tidak mempedulikan protokol kesehatan. Catatan peristiwa di Kudus membuktikan kegiatan pengumpulan warga dalam total besar seperti hajatan & penyelenggaraan acara tradisi lainnya, menjadi penyebab penyebaran peristiwa. Upaya serius harus dilakukan untuk menekan penyebarannya karena varian baru ini memiliki dua dampak, yaitu lebih cepat menular dan mampu mengelabuhi sistem imun bani adam. “Bisa mempengaruhi efektivitas vaksin. Dia seperti tidak dikenali oleh sistem imun pribadi. Ada dua variasi dalam varian delta, satu menimbulkan transmisi lebih cepat. Mulia mutasi lagi menyebabkan dia mampu mengelabuhi sistem imun kita, ” kata Gunadi kepada VOA.  Gunadi menjelaskan, varian delta memiliki dua mutasi di Receptor Binding Domain (RBD). Tersebut adalah bagian dari protein virus, yang berkaitan tepat dengan reseptor manusia. Pergantian di RBD inilah yang membuat varian delta mempunyai dua kemampuan baru itu. Imun manusia terbentuk menggunakan dua jalan, yaitu terkena COVID-19 kemudian sembuh, atau melalui vaksinasi. Kedua kalis bentukan ini diketahui di penelitian, mampu dikelabuhi sebab varian delta. Dia memasukkan, masih dibutuhkan uji klinis lebih lanjut untuk menggambarkan dampaknya di dalam populasi. Namun, sebagai langkah antisipasi, sebelum dipastikan lebih rinci, masyarakat harus mewaspadai dampak mutasi ini. [ns/ah] Â

Arab Saudi: Ibadah Haji Tarikh Ini Hanya Untuk 60 Ribu Jemaah Domestik

0
Arab Saudi, Sabtu (12/6), mengumumkan akan meluluskan penduduk kerajaan yang sudah divaksinasi untuk melakukan ibadah haji. AFP mengutip Saudi Press Agency melaporkan Departemen Haji mengatakan ibadah haji tahun ini hanya akan "terbuka untuk warga negeri dan penduduk kerajaan, terbatas pada 60 ribu himpunan. ” Ibadah haji, dengan pelaksanaanya jatuh pada akhir Juli, akan dibatasi untuk mereka yang telah divaksinasi dan berusia di bawah 65 tahun tanpa aib kronis. Ini akan menjadi tahun kedua berturut-turut bagi Saudi dalam menerapkan kebijakan ibadah haji yang diperkecil di tengah perebakan pandemi virus corona. Jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji pada tahun lalu maksimal hanya seebsar 10 seperseribu orang, jauh dari total jemaah 2019 yang mencapai 2, 5 juta. Dalam relaksasi pembatasan virus corona pada Oktober lalu, Arab Saudi membuka Masjidil Suci untuk pertama kalinya sesudah ditutup selama tujuh bulan. Selain itu kegiatan umrah juga mulai dibuka secara parsial Jemaah umrah dibatasi hanya 20 ribu sehari, dengan total 60 ribu jemaah diizinkan untuk melangsungkan salat lima waktu dalam masjid. "Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia terkait pandemi virus corona & munculnya varian baru, otoritas terkait terus memantau situasi kesehatan dunia, " kata Kementerian Haji, Sabtu (12/6). “Mengingat kerumunan besar kala melakukan ibadah haji, menghabiskan waktu lama di penuh tempat dan tempat-tempat tertentu… memerlukan tingkat pencegahan kesehatan tertinggi, ” tambahnya di dalam pernyataan. Ibadah haji dan umrah menghasilkan sekitar $12 miliar per tahun. Arab Saudi sejauh ini sudah mencatat lebih dari 460 ribu infeksi virus corona, termasuk 7. 536 kematian. [ah] Â