China Tak Punya Rekam Jejak Pasien Corona yang Sembuh dan Kembali Positif

0
84

Setelah pengetesan negatif dua kali berturut-turut, seorang pasien virus corona di Wuhan, yang pernah menjadi pusat wabah itu, baru-baru ini diperbolehkan kembali dari salah satu unit rumah sakit keliling corona.

Belum sempat merasakan kebebasannya, ia kemudian mendapat telepon dari otoritas kesehatan setempat yang mengatakan ulangan terakhir yang dilakukannya sebelum meninggalkan rumah sakit hasilnya positif.

“Saya harus segera kembali ke rumah sakit, ” sirih pasien itu melalui Weibo, layanan seperti Twitter di corona. “Kompleks perumahan saya kembali dikarantina. ”

Karena corona memulangkan lebih banyak pasien COVID-19 yang pulih, terjadi peningkatan jumlah isyarat penderita yang dites positif buat kedua kalinya. Pejabat negara bagian untuk Pencegahan dan Pengendalian Beriringan menyatakan pada Sabtu (28/3) cerai-berai, laporan infeksi kedua terjadi di banyak daerah, termasuk di daerah Guangdong, Sichuan, Hunan, dan Hubei.

Belum ada penjelasan yang memadai terkait sejumlah pasien dinyatakan positif setelah sebelumnya dites negatif virus corona.

Sebagian besar pakar virologi ada infeksi kedua kalinya sungguh betul jarang. Pasien yang pulih memiliki jumlah antibodi tinggi dalam pembawaan yang mampu melawan infeksi COVID-19, melindungi tubuh agar tidak kambuh. Itulah sebabnya di banyak negara, pasien yang pulih sekarang menyumbang plasma darah untuk transfusi untuk pasien yang sakit.

Penjelasan lain untuk tes tentu itu kemungkinan pengetesan yang dilakukan tidak akurat. [mg/ii]

Lanjut ke Togel Hongkong