Presiden Nikaragua Kembali Tampil di Aliran Publik

0
259

Presiden Nikaragua Daniel Ortega, Rabu (15/4) tampil dalam acara yang ditayangkan langsung oleh televisi nasional setelah bolos dari hadapan publik selama mulia bulan, yang menimbulkan pertanyaan melanda kesehatan dan keberadaannya sewaktu negeri dirundung wabah virus corona.

Ortega, mantan anggota gerilyawan kiri yang sakit kronis, tidak memberi penjelasan mengenai ketidakhadirannya semasa 33 hari ini. Tetapi Ortega mengatakan negara di Amerika Sedang itu akan menangani wabah virus corona secara bertanggung jawab.

“Kita tidak boleh berakhir bekerja, karena jika rakyat tidak bekerja, mereka mati, ” kata Ortega yang kini berusia 74 tarikh. “Kita adalah negaranya rakyat pekerja, rakyat tidak akan mati karena kelaparan, ” lanjutnya.

Kesehatan Ortega selama ini dipelihara ketat kerahasiaannya dan ketidakhadirannya sebab kehidupan publik menimbulkan spekulasi menerjang hal itu.

Semasa bertahun-tahun ini, Ortega telah menjalani dua kali serangan jantung, kolesterol tinggi dan berbagai penyakit lain, kata seorang pejabat kepada Reuters pekan lalu. Sejak itu, kepala semakin bersikap protektif terhadap kesehatannya, kata pejabat itu.

Memasuki masa jabatan ke-dua jadi presiden setelah mengatur perubahan konstitusional yang memungkinkannya terpilih kembali, Ortega menyatakan bahwa Nikaragua memiliki jumlah kasus penularan virus corona terendah, dengan mencatat hanya sembilan urusan terkonfirmasi dan satu kematian.

“Kami memiliki kemampuan untuk merawat pasien virus corona, ” kata Ortega.

Pakar kesehatan masyarakat mempertanyakan akurasi bahan resmi itu dan mendesak pemerintah untuk melaporkan berapa orang dengan telah dites virus corona.

Nikaragua adalah satu lantaran sedikit negara yang tidak menerapkan langkah social distancing, tidak melarang pertemuan besar-besaran dan belum mengatup sekolah dan universitas seperti dengan direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia. [uh/ab]