China Tutup Perbatasan dengan Myanmar

0
84

China menutup perbatasannya secara Myanmar, Jumat (24/4), setelah pertempuran yang terjadi di Myanmar merata ke sebuah provinsi di China dan menimbulkan kerusakan pada banyak gedung.

Media pemerintah China CCTV mengatakan, mobil-mobil, suatu sekolah dan sejumlah bangunan lain rusak setelah dihantam peluru & tembakan artileri. Sebuah pom gasolin juga meledak, dan kebakaran dengan ditimbulkannya memperparah situasi.

CCTV melaporkan tidak ada target tewas dan terluka di kota Jiegao di China, namun status di wilayah Myanmar tidak sahih.

Berbagai kelompok etnik Myanmar yang berbasis di daerah perbatasan dengan China sering berperan dalam bentrokan kekerasan dengan militer Myanmar. Mereka memperjuangkan otonomi sebab pemerintah pusat Myanmar.

Kekerasan itu terkadang menjatuhkan objek jiwa di China, meningkatkan kesalahan lintas perbatasan, dan mendorong sejumlah warga Myanmar lari ke daerah China, di mana banyak diantara para pengungsi tersebut memiliki kesesuaian etnik, bahasa dan hubungan pembawaan dengan orang-orang China.

China telah lama menjalin ikatan erat dengan para pemimpin tentara Myanmar, yang tetap berkuasa meski ada reformasi demokrasi di Myanmar. Presiden Xi Jinping mengunjungi Myanmar Januari lalu, meski sentimen anti-China masih kuat bertahan di Myanmar. [ab/uh]