Olimpiade Tokyo Terancam Batal Jika Pandemi Corona Terus Berlanjut

0
261

Ketua panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 yang kini ditunda menyatakan acara tersebut harus dibatalkan kalau pandemi virus corona belum teratasi tahun depan, sewaktu pesta gerak itu dijadwal ulang.

Pernyataan mantan PM Yoshiro Mori, yang menjadi ketua panitia pemangku Tokyo 2020, diterbitkan Selasa (28/4) oleh harian Nikkan Sports.

Menurut Mori, penyelenggaraan Olimpiade akan menandai kemenangan global kalau COVID-19 ditanggulangi. Tetapi ia mengisbatkan akan perlu penundaan lagi seandainya wabah terus berlangsung.

Olimpiade Tokyo dijadwalkan dimulai pada 24 Juli. Akan tetapi Jepang dan Komite Olimpiade Internasional mengesahkan bulan lalu untuk menangguhkan perjamuan olahraga tersebut.

Pernyataan Mori diterbitkan pada hari yang sama ketika Yoshitake Yokokura, ketua Asosiasi Dokter Jepang mengatakan kepada wartawan dalam sepadan telekonferensi bahwa akan sulit bagi Tokyo untuk menggelar Olimpiade Musim Panas tahun depan tanpa adanya vaksin yang ampuh dalam melawan virus corona.

Yoshitake Yokokura menyampaikan pendapatnya itu keadaan Selasa (28/4) dalam telekonferensi secara wartawan di Tokyo.

Jepang dan Komite Olimpiade Global (IOC) bulan Maret sepakat buat menangguhkan Olimpiade Tokyo 2020, yang semula dijadwalkan mulai berlangsung 24 Juli, selama setahun, karena pandemi virus corona.

Laboratorium di berbagai arah dunia sedang mengembangkan vaksin buat COVID-19, tetapi para pakar membuktikan perlu waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk mengetahui apakah suatu vaksin aman dan efektif sebelum dapat digunakan.

Yokokura tidak menyebutkan apakah Olimpiade Tokyo kudu dibatalkan jika belum ada vaksin itu.

Seorang pakar penyakit menular Jepang pekan lalu mengatakan, menurutnya kemungkinan besar Olimpiade Tokyo tidak hendak berlangsung tahun depan karena ancaman virus corona masih ada.

Dalam wawancara dengan jalan telekonferensi di Klub Koresponden Aneh Jepang, Profesor Kentaro Iwata daripada Kobe University mengatakan karena Olimpiade melibatkan para atlet dan penonton dari seluruh dunia, risikonya mulia bahwa wabah COVID-19 akan berlaku kembali. [uh/ab]