Menlu AS di Israel untuk Bicarakan Aneksasi Tepi Barat

0
14

Di tengah-tengah kekerasan yang balik mencuat di Tepi Barat, Menlu AS Mike Pompeo bertemu secara PM Israel Benjamin Netanyahu pada Yerusalem, Rabu (13/5). Mereka diperkirakan akan membahas rencana Israel untuk menganeksasi beberapa bagian dari provinsi Tepi Barat.

Muncul di Israel, Rabu pagi (13/5), Pompeo merupakan pejabat asing mula-mula yang berkunjung ke negara tersebut sejak Januari, sebelum negara tersebut menutup semua perbatasannya untuk membatalkan perebakan wabah virus corona.

Berdiri di samping Pompeo dan di hadapan barisan bendera AS dan Israel, Netanyahu menyuarakan kunjungan enam jam itu jadi testamen kekuatan aliansi kedua negara.

Netanyahu dan mitra koalisi barunya, pemimpin Partai Menak dan Putih, Benny Gantz, memurukkan upacara pelantikan pemerintah mereka maka Kamis (14/5) untuk mengakomodasi lawatan Pompeo.

Pompeo diperkirakan juga akan bertemu dengan Gantz dan pensiunan panglima militer Gabi Ashkenazi, yang akan menjabat jadi menteri luar negeri di pemerintahan Israel yang baru.

Dalam pertemuan dengan Netanyahu, Pompeo menyatakan belasungkawa atas tewasnya seorang tentara Israel yang diduga dilakukan seorang tersangka Palestina. Ia menyatakan, “Israel memiliki hak untuk membela diri dan Amerika akan secara konsisten mendukung Israel dalam daya itu. ”

Lupa satu hal penting dalam jadwal pembicaraan Pompeo dan Netanyahu ialah rencana Israel untuk menganeksasi beberapa bagian dari wilayah Tepi Barat, sebuah langkah yang dipastikan mau membuat marah Palestina, negara-negara Arab lain serta banyak sekutu Barat Israel. Pompeo mengatakan, “Masih banyak hal yang belum dilakukan & kita perlu membuat kemajuan terpaut hal itu. ”

Pompeo sendiri menolak untuk mengucapkan apakah pemerintahan Trump mendukung rancangan aneksasi sepihak oleh Israel. Dia hanya mengatakan ia datang ke Israel untuk mendengar pandangan Netanyahu dan Gantz terkait masalah itu.

Dubes AS untuk Israel David Friedman sebelumnya mengutarakan, Israel kemungkinan akan mulai menyelenggarakan aneksasi dalam beberapa pekan mendatang. [ab/uh]