Penularan Covid-19 di Afghanistan Meningkat 684 Persen

0
250

Penularan Covid-19 di Afghanistan meningkat 684 obat jerih pada bulan Mei, sebut Komite Penyelamatan Internasional (IRC) hari Senin (1/6).

“Kemampuan pemeriksaan yang sangat rendah di negara ini artinya lebih banyak teristimewa yang tidak menjalani tes dan tidak terdeteksi, ” lanjut Komite.

Jutaan orang Afghanistan sekarang menghadapi kerawanan pangan setelah konflik puluhan tahun dan sekarang ekonomi yang melambat akibat pandemi Covid-19 “membuat Afghanistan di periode bencana kemanusiaan, ” sebut IRC.

Rusia melaporkan 9. 035 kasus baru Covid-19 di hari Senin (1/6). Hanya GANDAR dan Brazil yang mencatat peristiwa lebih banyak daripada Rusia.

Sekolah-sekolah Afrika Selatan dijadwalkan dibuka kembali keadaan Senin (1/6), tetapi rencana tersebut dibatalkan pada menit-menit terakhir. Kementerian kesehatan telah menerima desakan dibanding serikat guru, staf sekolah serta komite pengelola mengenai tanggal prakata kembali sekolah.

Pemimpin Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mencuit bahwa ada kebutuhan bagi “transparansi mengenai tingkat kesiapan masing-masing sekolah. ”

Gedung Putih hari Minggu (31/5) mengumumkan sudah mengirim dua juta dosis hidroksiklorokuin (HCQ) untuk Brazil, guna membantu negara di Amerika Selatan itu dalam upayanya memerangi virus corona.

“HCQ akan digunakan jadi profilaksis untuk membantu perawat, tabib dan profesional layanan kesehatan Brazil menghadapi virus, ” sebut Gedung Putih dalam suatu pernyataan hari Minggu (31/5). “Ini juga akan digunakan sebagai terapi untuk memulihkan warga Brazil yang terjangkit. ”

HCQ digunakan luas sebagai obat malaria. Presiden AS Donald Trump, di langkah yang kontroversial, mengabaikan penasihat kesehatan masyarakatnya dan mendesakkan penerapan obat itu dalam perang melayani virus corona, meskipun tidak ada bukti kuat bahwa obat itu efektif mengatasi virus tersebut.

Trump baru-baru ini mencanangkan ia minum HCQ, meskipun dia menyatakan tidak terjangkit virus tersebut.

Pernyataan Gedung Putih juga menyebutkan kedua negara sudah memasuki suatu “upaya riset bersama yang akan mencakup uji klinis secara random. Uji ini hendak membantu mengevaluasi lebih jauh menimpa keamanan dan keampuhan HCQ bagus untuk profilaksis (pemeliharaan kesehatan & pencegahan penyakit) dan pengobatan mula virus corona.

Ada lebih banyak peristiwa Covid-19 di AS dan Brazil dibandingkan dengan di negara-negara lainnya. AS mencatat 1, 7 juta kasus sedangkan Brazil, yang muncul sebagai hotspot virus itu, menyimpan lebih dari 514 ribu kejadian, sebut Johns Hopkins University.

Para pejabat kesehatan menyatakan mereka bersiap menghadapi lonjakan penularan virus corona, menyusul berbagai penentangan di Amerika terkait kematian George Floyd, lelaki kulit hitam yang tewas di tangan polisi pada Minneapolis. Sebagian demonstran mengenakan masker, yang lainnya tidak. Social distancing juga tidak diterapkan oleh mereka. [uh/ab]