Peristiwa Corona Meningkat, Korsel Kembali Larang Pertemuan Besar

0
242

Pihak berwenang di kawasan-kawasan sekitar ibukota Korea Selatan, Seoul, Selasa (2/6), kembali memberlakukan larangan mengadakan pertemuan besar, menyusul meningkatnya jumlah urusan baru virus corona.

Pada Selasa (2/6), 37 daripada 38 kasus baru yang dilaporkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Aib Korea Selatan dipastikan berasal dibanding kawasan Metropolitan Seoul yang padat penduduknya.

Ratusan urusan baru pada dua pekan terakhir juga terdeteksi di kawasan itu, termasuk di gudang raksasa hak raksasa bisnis online Coupang, dengan menurut para pejabat gagal mengesahkan langkah-langkah pencegahan dan menjaga langkah para pekerjanya. Sedikitnya, 20 peristiwa baru lainnya terkait dengan gereja-gereja dekat Seoul.

Incheon, kota pelabuhan di sebelah barat Seoul, melarang pertemuan di sekitar 4. 200 gereja dan wahana keagamaan lainnya. Provinsi Gyeonggi, yang mengeliling ibukota, mengeluarkan perintah administratif untuk menutup gudang-gudang penyimpanan, rumah-rumah duka dan balai-balai pernikahan.

Menteri Kesehatan Park Neunghoo meminta umat Kristen serta para pegawai rumah sakit dan panti jompo menghindari pertemuan-pertemuan yang tak perlu untuk mengurangi risiko memindahkan virus corona ke warga berida atau mereka yang memiliki kekacauan kesehatan parah.

Dia juga menyerukan agar para pejabat sekolah mengecek ulang langkah-langkah pencegahan menjelang dibukanya kembali lembaga-lembaga pendidikan. Sekitar 1, 8 juta pelajar SD, SMP dan SMA pada Korea Selatan akan kembali bersekolah mulai Rabu (3/6). [ab/uh]