KontraS Sesalkan Persekusi yang Terjadi pada Pidie Jaya

0
64

Seorang wanita berinisial YL dipersekusi oleh sejumlah warga dalam Pasar Ulee Gle, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Rabu (17/6). Wanita asal Sumatera Utara dengan kedapatan telah melakukan tindakan pencurian tersebut diperlakukan tak manusiawi & persekusi tersebut direkam oleh salah satu warga. Video yang kemudian berputar di media sosial itu mempertunjukkan YL mendapatkan perlakuan menyedihkan dibanding sejumlah laki-laki. Mulai dari jilbabnya yang ditarik secara paksa, hingga YL dijambak dan rambutnya dipotong menggunakan pisau.

Persekusi dan main hakim sendiri tersebut mendapat respons dari Koordinator KontraS, Yati Andriyani. Kepada VOA, Yati mengatakan sangat menyesalkan persekusi yang terjadi di Pidie Jaya. Urusan persekusi itu menunjukkan bahwa kebudayaan kekerasan di tengah masyarakat masih belum sepenuhnya hilang.

Wakil Koordinator Bidang Advokasi Kontras, Yati Andriyani. (Foto: dok).

“Apa pun kegiatan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang itu tidak bisa menjadi penyungguhan untuk melakukan persekusi dan kegiatan main hakim sendiri seperti pada kasus ini, ” kata Yati saat dihubungi VOA, Kamis (18/6) malam.

Aksi persekusi dan main hakim sendiri tersebut tak dapat dibenarkan terlepas dibanding kejahatan yang dilakukan YL yakni melakukan pencurian. Untuk itu polisi diminta untuk mengusut kasus persekusi yang terjadi di Pidie Jaya.

“Harusnya pihak penegak hukum menurut kami juga menjalankan kasus ini supaya tidak berulang ke depan tindakan-tindakan persekusi & perlakuan kejam enggak manusiawi kaya ini lagi, ” ujar Yati.

Menurut Yati, kudu ada semacam pembelajaran yang bisa dijadikan refleksi buat masyarakat serta penegak hukum agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

“Kalau ada kasus-kasus seperti itu penegak hukum juga harus segera bertindak mengambil tindakan sesuai patokan yang ada. Jangan membiarkan jadi membuat masyarakat semakin marah & tidak percaya, ” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbagh Ni’am saat dihubungi VOA mengutarakan pada saat YL tertangkap jeblok melakukan pencurian, kemudian warga langsung melakukan persekusi dan main hakim sendiri. YL adalah spesialis pelaku pencurian antar provinsi. YL pula merupakan seorang residivis atas kejadian serupa.

“Dua bulan terakhir sudah delapan tempat di wilayah Aceh yang dilakukannya. Ulah pertama di tempat kejadian tentang (TKP) pertama menggondol uang Rp 1, 5 juta. Kemudian, di TKP kedua dia mendapatkan Rp 13 juta di situ YL ketahuan warga dan terjadi gerak-gerik persekusi itu, ” katanya.

Dalam aksinya YL tak sendirian. Menurut Kapolres Pidie Jaya, wanita itu melakukan pencurian secara dua temannya. Saat ini YL bersama komplotannya telah diamankan pada Mapolres Pidie Jaya.

“Setelah diinterogasi ternyata ada komplotannya menunggu di sebuah SPBU dengan dekat dengan pasar. Lalu, awak lakukan pengembangan dan penangkapan terhadap kedua temannya itu yang ada di dalam mobil, ” pungkasnya. [aa/em]

Post oleh Result HK