Praktisi Baru Bertambah 4, 8 Juta, Tingkat Pengangguran AS Turun maka 11, 1%

0
193

Perekonomian AS menambah 4, 8 juta pekerja baru bulan Juni 2020, ketika Amerika berjuang untuk sehat setelah penutupan bisnis akibat pandemi virus corona. Pemerintah AS keadaan Kamis (2/7) menyatakan 1, 4 juta pekerja lagi yang di-PHK minta tunjangan pengangguran pekan berserakan.

Pengangguran AS mendarat menjadi 11, 1% bulan Juni 2020 ketika ekonomi menambahkan 4, 8 juta pekerjaan baru, taat laporan pemerintah Kamis (2/7). Akan tetapi pemulihan pasar kerja tersebut diperkirakan tersendat lagi karena babak baru penutupan bisnis dan PHK yang dipicu oleh perebakan balik virus corona.

Informasi itu muncul ketika jumlah infeksi yang dikonfirmasi per hari di AS melonjak ke angka sempurna, yaitu 50. 700 infeksi, bertambah dari dua kali lipat dibanding sebulan terakhir, berdasarkan perhitungan Johns Hopkins University.

Sementara di Gedung Suci, Presiden Donald Trump, yang menghadapi persaingan ketat untuk terpilih balik pada Pemilu November mendatang, melayani mantan Wakil Presiden Joe Biden, gembira mengumumkan tingkat pertumbuhan order bulan Juni itu.

“Para pekerja yakin dapat mencari pekerjaan. Pasar saham melonjak. Ini bukan angka yang dicapai oleh presiden lain. Semuanya kembali bertambah cepat dari yang kita taksir. Kita akan capai kuartal ketiga yang fantastis. Tahun depan bakal menjadi tahun yang luar berpunya untuk pekerjaan, ” kata Trump.

Beberapa ekonom memperkirakan pemulihan tersebut akan makan waktu lebih lama dari yang diperkirakan Trump, dan tingkat pengangguran cenderung mendekati angka dua digitpada akhir tahun 2020.

Tatkala pasar kerja membaik untuk bulan kedua berturut-turut, laporan Departemen Gaya Kerja itu menunjukkan AS sedang jauh dari pemulihan dari kemalangan besar-besaran yang diderita pada musim semi tahun ini. Perbaikan lapangan kerja itu telah memulihkan sekitar sepertiga dari 22 juta pekerjaan yang hilang.

Pra keluar dari ruang rapat Gedung Putih tanpa memberi wartawan jalan bertanya, Trump mengatakan, “Kami tidak ciut dan negara kita tak akan menjadi lemah. ”

Presiden Amerika itu menegaskan dukungannya pada pemberian tambahan bantuan $ 1. 200 stimulus buat sebagian besar pembayar pajak, bahkan beberapa rekannya dari Partai Republik menyuarakan keprihatinan terkait utang nasional negara yang terus membengkak serta kini mencapai lebih dari $ 26 triliun.

Pemimpin Bank Sentral, Jerome Powell asal pekan ini mengatakan, langkah pemeriksaan ekonomi AS mendatang masih lestari “penuh ketidakpastian. ” Ia memasukkan pemulihan itu sangat tergantung dalam penanggulangan pandemi.

Bank Sentral AS memperkirakan pengangguran akan turun menjadi 9, 3% dalam akhir tahun 2020 dan menjadi 6, 5% pada akhir tarikh 2021, kemajuan yang lebih mulia dari perkiraan sebagian ekonom. [mg/ii]