Giliran Wilayah di Selatan Amerika Dijangkiti Virus Corona

0
197

Pejabat-pejabat lokal di wilayah selatan Amerika kini menyuarakan keprihatinan baru terpaut peningkatan tajam perebakan pandemi virus corona dalam beberapa hari final ini, meskipun Presiden Donald Trump menyebut hal itu sebagai “sama sekali tidak berbahaya. ”

Berbicara dalam program SELUK-BELUK News “This Week” hari Minggu (5/7), Walikota Kate Gallego pada bagian selatan Phoenix, Arizona, mengatakan “kami membuka bisnis lokal sungguh-sungguh cepat” setelah ditutup selama Maret dan April.

“Kami dalam krisis, ” ujarnya menunjuk pada 59. 000 orang dengan tertular di kota berpenduduk satu, 7 juta jiwa itu. Gallego mengatakan lokasi-lokasi pengujian virus corona kini “kewalahan. ”

Amerika telah mencatat lebih sejak 50. 000 kasus baru virus corona dalam beberapa hari belakang ini, terutama di negara-negara periode di bagian selatan yang tidak tertular wabah ini pada bulan Maret dan April ketika kota-kota di bagian timur laut, pertama New York, terkena dampak menyesatkan parah. New York kini mempunyai kasus virus corona yang lebih sedikit.

Florida, negara bagian paling tenggara Amerika, telah mencatat lebih dari 11. 400 kasus baru pada hari Sabtu (4/7) saja, ketika beberapa tanah air besar di Amerika melangsungkan perayaan Hari Kemerdekaan. Meskipun demikian puluhan komunitas yang lebih kecil membiarkan rencana perayaan karena khawatir perebakan virus mematikan ini.

“Tidak ada keraguan, ketika kita mulai kembali kegiatan ekonomi, karakter mulai bersosialisasi lagi di tempat-tempat umum dan memicu peningkatan pesat penularan virus corona, ” ujar Walikota Miami Francis Suarez dalam ABC. Ia menyebut peningkatan cepat ini “sangat buruk, ” tetapi menambahkan “jika orang-orang mengenakan kedok, ada kemungkinan kita dapat menghentikan perebakan. ”

Harris County di Houston, Texas, merekam hampir seperempat dari 35. 000 kasus virus corona terjadi dalam hari Sabtu saja.

Tetapi Trump, dalam pidato di dalam pesta di Gedung Putih dengan dilangsungkannya Sabtu malam, mengatakan “99%” kasus baru itu “sama sekadar tidak berbahaya, ” klaim meragukan ketika melihat jumlah pasien rawat inap kini meningkat tajam, sekalipun mereka yang berusia lebih muda umumnya pulih lebih cepat.

Secara keseluruhan hampir 130. 000 warga Amerika meninggal kelanjutan virus mematikan ini dan bertambah dari 2, 8 juta orang telah tertular, menjadikan Amerika jadi negara dengan tingkat perebakan sempurna di dunia. [em/ii]