Ratusan Orang Salat Subuh di Hagia Sophia

0
187

Sesudah salat Jumat pertama (24/7) dilangsungkan di Hagia Sophia pasca pengumuman resmi yang mengubah fungsi wadah itu sebagai masjid, pada Minggu pagi (26/7) ratusan orang melakukan salat Subuh pertama di letak yang sama.

Menurut kantor berita Anadolu, sebagian besar jemaah salat Subuh itu telah menginap sejak malam. Di antara jemaah itu tampak Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya.

Dengan mengesampingkan kecaman masyarakat internasional, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan awal Juli lalu mengeluarkan perintah yang mengembalikan bangunan ikonik itu sebagai masjid, tak lama sesudah pengadilan tinggi Turki memutuskan bahwa 80 tahun lalu Hagia Sophia telah secara ilegal dijadikan sebagai museum.

Hagia Sophia, yang oleh UNESCO telah dijadikan situs Warisan Dunia, sejak masa itu telah diganti namanya menjadi “Masjid Raya Hagia Sophia. ”

Hagia Sophia yang dibangun oleh Kekaisaran Bizantium pada 537, diubah menjelma masjid pasca penakhlukan Istanbul oleh Kekaisaran Ottoman pada tahun 1453.

Mustafa Kemal Ataturk, bapak bangsa republik Turki yang sekular, pada tahun 1934 menukar masjid itu menjadi museum.

Erdogan menggambarkan perubahan sebab Ataturk itu sebagai kesalahan dengan kini diperbaiki.

Turki telah bertekad akan melindungi artefak-artefak Hagia Sophia dan mengatakan bakal tetap membuka kawasan itu untuk dikunjungi oleh warga Muslim dan non-Muslim di luar jam salat.

Mosaik struktur Hagia Sophia yang menggambarkan tokoh-tokoh Kristen ditutupi dengan kain putih laksana layar ketika berlangsung salat. [em/lt]