41 Terinfeksi Corona, Norwegia Larang Kapal Pesiar Besar

0
125

Norwegia mengatakan akan melarang semua pesawat pesiar bermuatan lebih dari 100 orang untuk meninggalkan pelabuhan Norwegia, setelah wabah virus korona pada sebuah kapal yang menyebabkan 41 orang terinfeksi.

Menteri KesehatanBent Hoie mengumumkan larangan itu hari Senin (3/8). Dia mengatakan peraturan itu akan diberlakukan had 14 hari ke depan. Dia mengatakan kapal-kapal yang telah membuang pelabuhan akan diperbolehkan menurunkan para penumpang dan awak kapal pada berbagai pelabuhan Norwegia, tapi tidak boleh melakukan perjalanan baru.

“Pandemi belum berakhir, ” kata Hoie dalam konferensi pers.

Perusahaan Hurtigruten meminta maaf Senin (3/8) karena perebakan wabah di salah satu kapalnya, MS Roald Amundsen.

“Kami telah gagal, ” sirih CEO Daniel Skjeldam dalam konferensi pers. “Atas nama perusahaan, beta meminta maaf sedalam-dalamnya. ”

Dia mengatakan perusahaan itu akan menangguhkan kapal-kapal pesiarnya maka pemberitahuan lebih lanjut dan kalau pihaknya kini “sedang dalam proses meninjau kembali semua prosedur. ”

Perusahaan itu termasuk salah satu yang pertama yang memulai kembali pelayaran selama pandemi.

Empat awak kapal MS Roald Amundsen dirawat inap semenjak Jumat (31/7) ketika kapal tersebut tiba di Tromsoe, sebelah melahirkan Lingkar Arktik. Keempatnya, bersama 31 awak lainnya, kemudian didiagnosis mengidap virus corona. Kebijakan menurunkan para-para penumpang kapal sebelum sempat didiagnosis, membuat para pejabat lokal kewalahan mencari mereka.

Sedikitnya lima penumpang telah dinyatakan membangun dan ratusan lain diperintahkan untuk menjalani karantina mandiri selama 10 hari. [vm/em]