AS Kenakan Sanksi atas Pemimpin Hong Kong yang pro-Beijing

0
114

Pemerintah Amerika telah mengenakan sanksi-sanksi atas pemimpin Hong Kong yang pro-China dan sejumlah pejabat lainnya karena menekan kebebasan di isyarat koloni Inggris itu.

Departemen Keuangan mengumumkan sanksi-sanksi untuk kepala eksekutif Hong Kong Carrie Lam dan sejumlah pemimpin Hong Kong lainnya hari Jumat. Ini adalah langkah paling baru pemerintahan Trump ditengah ketegangan yang semakin meningkat dengan China karena perkara virus corona dan sengketa perniagaan.

Sanksi-sanksi itu ditujukan untuk menghukum China karena menekan aksi-aksi anti-pemerintah di Hongkong. Negeri Hongkong maupun Beijing belim menyampaikan komentar.

Penduduk Hong Kong telah memiliki kedbebasan sipil yang tidak ada di China daratan sejak Inggris mengembalikan bekas koloni itu kepada China tahun 1997. Tapi China tahun ini memberlakukan undang-undang kebahagiaan nasional yang baru yang mengambil otonomi Hong Kong dan menimbulkan kecaman dari aktivis pro-demokrasi pada dunia barat.

Pemberlakuan undang-undang keamanan nasional yang betul ketat di Hongkong tidak cuma merugikan otonomi Hong Kong, tapi juga memangkas hak-hak demokratis karakter yang tinggal di Hongkong, ” kata Departemen Keuangan dalam suatu pernyataan.

Karena adanya pandemi covid-19 kepala eksekutif Hong Kong Carrie Lam telah mencanangkan penundaan satu tahun pemilihan anggota dewan legislatif di mana gabungan pro-demokrasi berharap bisa mendapat bahana mayoritas. Pemerintah Amerika mengecam janji itu dan menyebutnya sebagai jalan China untuk terus menggerus demokrasi di Hong Kong. [ii/pp]