McDonald’s Gugat Mantan CEO atas Peristiwa Pelecehan Seksual

0
98

Kongsi restoran waralaba McDonald’s mengatakan, sedang menggugat mantan CEO Stephen Easterbrook, yang dipecat tahun lalu karena mempunyai hubungan tidak pantas secara seorang pegawainya. Ia dituduh hari Senin (10/8), menutupi hubungannya dengan tiga karyawan lain dan mencoret bukti. Perusahaan itu sekarang ingin memperoleh kembali jutaan dolar kekayaan kompensasi yang dibayarkan kepada Easterbrook.

“McDonald’s tidak akan membiarkan perilaku karyawan yang tak mencerminkan nilai-nilai (moral), ” sirih Presiden dan CEO McDonald’s’s Chris Kempczinski, yang dinaikkan pangkatnya setelah Easterbrook dipecat, dalam sebuah pesan kepada karyawan, Senin.

Gugatan tersebut menyoroti pelecehan seksual selama bertahun-tahun di McDonald’s dengan berpusat di Chicago dan punya 39. 000 restoran. Di Amerika saja, lebih dari 50 pekerja telah mengajukan tuduhan terpisah pada pelecehan seksual, kepada Komisi Kesetaraan Kepegawaian AS atau ke pengadilan negara bagian.

Para pemimpin Fight for $ 15 atau gerakan yang menuntut perolehan $15 per jam dan konsorsium pekerja untuk RM cepat saji mengatakan hari Senin, McDonald’s kudu menggunakan uang yang diperoleh sebab Easterbrook untuk program-program yang dipimpin pekerja yang menentang pelecehan erotis.

Dewan direksi McDonald’s menyetujui perjanjian terpisah yang jadi Easterbrook tidak perlu mengembalikan hampir $ 42 juta tunjangan berbentuk saham, menurut Equilar (kantor masukan dan teknologi), yang melacak imbalan eksekutif. Easterbrook juga mendapat penghasilan selama 26 minggu, sekitar $ 670. 000, sebelum ia dipecat. [ps/ii]