Taliban Serang Pasukan Afghanistan, 20 Tewas

0
73

Pemberontak Taliban sudah melancarkanserangan bom bunuh diri dan serangan lain terhadap fasilitas keamanan pemerintah di Afghanistan. Serangkaian serangan itu menewaskan 20 orang dan mencederai puluhan lainnya.

Kekerasan mematikan pada Selasa (25/8) berlangsung ketika pembukaan pembicaraan perbaikan antara pihak-pihak yang berseteru di Afghanistan terancam ditunda.

Pejabat Afghanistan mengatakan, seorang pembom bunuh diri menabrakkan truk kecil yang dimuati bahan peledak ke sebuah satuan komando angkatan tanah di Provinsi Balkh di memajukan pada Selasa (25/8) dini keadaan. Ledakan itu katanya telah menewaskan paling sedikit tiga orang & mencederai lebih dari 40 lainnya.

Mengutip informasi awal, Jenderal Hebatullah Alizai, komandan militer senior di daerah itu, mengucapkan kepada VOA, paling sedikit kepala perwira AD termasuk yang mati.

Sebuah pemantau kekerasan lokal melaporkan sedikitnya 11 orang tewas, sementara 60 lainnya menderita cedera dalam pemboman lain di distrik yang juga bernama Balkh. Pemantau itu, terkait dengan A fghan Peace Watch yang independen, tidak memberi rincian lebih jauh.

Juru bicara Taliban Zabihullan Mujahid dalam sebuah pernyataan mengatakan peledak mobil bunuh diri itu “meratakan kebanyakan bagian dari pangkalan dan menewaskan 61 komando dari AD Afghanistan. Kelompok pemberontak itu kerap mengumumkan klaim-klaim yang berlebihan tentang serangannya.

Secara terbelah, penguasa di distrik Shahrak, Provinsi Ghor, Afghanistan tengah, memberi tahu VOA, Taliban menyerang sebuah pos polisi dalam serangan dini hari yang menewaskan delapan personel kesejahteraan dan mencederai enam lainnya.

Pemimpin distrik Mohammad Sakhi Sabouryar mengatakan, pemberontak juga merebut pos itu sebelum dipaksa tertinggal oleh pasukan Afghanistan.

Taliban menyatakan pihaknya bertanggung berat atas pemicuan bom mobil rakitan di gerbang markas besar polisi di provinsi Ghazni, Afghanistan pusat timur, sebelum sebuah kelompok pengacau menyerang bangunan itu.

Pejabat Afghanistan memberi konfirmasi tewasnya paling sedikit tiga personil keamanan. Pemberontak mengklaim serangan bom & bersenjata itu telah menyebabkan 28 pasukan pemerintah tewas. [jm/pp]