Trump Sebut Agenda Biden Paling ‘Ekstrem’

0
69

Presiden Donald Trump akan memberitahu para pemilih Amerika pada Kamis (27/8) malam, kalau lawannya dari Partai Demokrat, Joe Biden, mendukung proposal paling keterlaluan.

Hal itu diungkapkan ketika Trump secara resmi menerima nominasi partai Republik untuk era jabatan kedua di Gedung Suci.

“Belum pernah pemilih dihadapkan pada pilihan lebih terang di antara kedua partai, besar visi, dua falsafah, atau perut agenda, ” demikian bunyi fragmen dari pidatonya yang akan dibacakan di hadapan 1. 500 orang di halaman selatan Gedung Putih.

“Kita telah membuat empat tahun terakhir memulihkan keburukan yang diakibatkan Joe Biden selama 47 tahun terakhir, ” imbuhnya.

Trump yang tertinggal Biden dalam jajak pendapat nasional dan survei negara bagian dengan menentukan, mengatakan, “Partai Republik mengarungi maju bersatu, bertekad, dan siap menyambut jutaan Demokrat, independen, serta siapa saja yang percaya di dalam kebesaran Amerika dan kebenaran kepala rakyat Amerika. ”

Biden kepada MSNBC mengatakan, dia berpendapat lain.

“Masalah yang kita hadapi sekarang adalah kita berada di Amerika yang diciptakan Donald Trump, ” kata Biden dalam reaksi publiknya yang perdana terhadap konvensi Republik. Dalam kaidah itu para pembicaranya menuduh kalau pemerintahan Biden akan menghasilkan kekacauan. [jm/pp]