Kasus Virus Corona di India Lampaui 7 Juta

0
36

Target virus corona yang dikonfirmasi pada India melampaui 7 juta pada hari Minggu (11/10) tetapi kejadian baru menunjukkan penurunan dalam kurang pekan terakhir.

Associated Press, mengutip Kementerian Kesehatan India, menlaporkan adanya 74. 383 infeksi baru dalam 24 jam belakang. India diperkirakan akan menjadi negara yang paling parah terkena pandemi dalam beberapa minggu mendatang, melampaui AS, di mana lebih sebab 7, 7 juta infeksi telah dilaporkan.

Kementerian selalu melaporkan 918 kematian tambahan, menjadikan total kematian di India menjadi 108. 334.

Dr. Randeep Guleria, pakar kesehatan negeri mengatakan jumlah kematian Covid-19 di kawasan Asia Selatan dan Tenggara -dari India hingga Vietnam & Taiwan- relatif rendah dibandingkan secara negara-negara Eropa dan Amerika Konsorsium.

“Kami mampu mengelola kurva kenaikan dengan lambat, akan tetapi saya setuju bahwa kami belum bisa menurunkannya secara agresif. Itu terkait dengan kepadatan penduduk kita, keragaman negara kita dan tantangan sosial ekonomi di negara kita, ” kata Guleria, merujuk dalam populasi India yang hampir menyentuh 1, 4 miliar.

Beberapa pakar mengatakan bahwa jumlah kematian di India mungkin tidak “akurat” karena sistem pelaporan yang buruk dan infrastruktur kesehatan, serta pengujian yang tidak memadai.

Menteri Kesehatan Harsh Vardhan pada pekan lalu mengatakan India berencana untuk memberikan vaksin kepada 250 juta orang pada Juli 2021. Dia mengatakan bahwa negeri berencana juga untuk menerima 450 juta hingga 500 juta dosis vaksin dan akan memastikan “akses yang adil. ”

India mengalami peningkatan tajam peristiwa infeksi virus corona di kamar Juli dan angka tersebut menggila menjadi lebih dari 2 juta di bulan Agustus dan 3 juta di bulan September. Namun, laju penyebaran virus corona menjadi lebih lambat sejak pertengahan September. India mencatatkan rekor harian sempurna, yakni 97. 894 kasus.

Pejabat kesehatan telah menunjukkan tentang potensi penyebaran virus semasa musim festival keagamaan yang akan datang, yang ditandai dengan pertemuan besar di kuil dan wilayah perbelanjaan. Meluasnya wabah virus corona hingga pedesaan menimbulkan kekhawatiran bakal kesulitannya rumah sakit setempat untuk menangani Covid-19. [ah]