Grup Rap Luncurkan Soundtrack untuk Protes Pro-Demokrasi Thailand

0
538

Adunare rap terkenal di Thailand muncul kembali untuk “balas dendam. ”

Grup “Rap Towards Dictatorship” (“Rap Menentang Kediktatoran”) jadi terkenal pada tahun 2018 oleh lagu debutnya, “What My State’s Got, ” sebuah makian bermuatan politik yang menusuk junta militer negara itu. Video tersebut sudah ditonton sebanyak 94 juta kali di YouTube.

Grup musik tersebut meluncurkan lagu terbarunya, “Reform, ” (“Reformasi”) di YouTube beberapa minggu lalu di tengah protes anti-pemerintah yang mengguncang ibu kota, Bangkok. Video itu sudah ditonton lebih dari 7 juta kali.

Sementara menarik tema luas yang sama tentang penindasan oleh negara, impunitas serta kemunafikan, lagu baru itu, misalnya protes itu sendiri, tidak hanya ditujukan pada pemerintah tetapi juga monarki yang tidak tersentuh di negara itu.

Ribuan pemuda Thailand turun ke jalan-jalan ibu kota hampir setiap hari sejak Juli untuk menuntut pengunduran diri pemimpin kudeta 2014 yang menjadi Perdana Menteri Prayut Chan-ocha. Mereka juga menuntut dicabutnya hak istimewa yang diberikan kepada militer.

Namun, sejak Agustus, “massa, ” sebagaimana para pengunjuk rasa menyebut sendiri mereka, semakin mengarahkan kemarahan mereka terhadap istana kerajaan yang mereka tuduh bekerja sama dengan militer untuk menjaga elit konservatif Asia tetap kaya dan berkuasa. Mereka ingin agar Raja Maha Vajiralongkorn dikontrol dengan tegas oleh aturan baru yang akan menjauhkannya dri politik dan membuatnya terbuka oleh gaya hidup mewah yang dibayar dengan pajak rakyat. [lt/ab]