Sarjana Jepang Optimis Wahana Antariksa Mampu Dekati BumiÂ

0
124

Para ilmuwan merasa optimis saat kendaraan antariksa Jepang semakin mendekati dunia dari bumi dalam perjalanan selama setahun penuh dari asteroid yang jauh dengan membawa sampel negeri dan data yang dapat menyampaikan petunjuk tentang asal-usul tata surya.

Wahana antariksa Hayabusa2 meninggalkan asteroid Ryugu yang terletak sekitar 300 juta km daripada Bumi, setahun lalu dan diperkirakan akan mencapai Bumi dan menggugurkan sebuah kapsul yang berisi contoh berharga di bagian selatan Australia pada tanggal 6 Desember.

Yuichi Tsuda, manajer Team Proyek Hayabusa2 mengatakan, “untungnya, penjelajah itu kini terbang dengan mampu, dan operasi yang sangat ingat-ingat terus berlanjut hingga saat tersebut. ”

Para sarjana di Badan Penjelajahan Antariksa Jepang (JAXA) menyakini bahwa sampel tersebut, khususnya yang diambil dari kolong permukaan asteroid, mengandung data bernilai yang tidak terpapar oleh radiasi di antariksa dan faktor dunia lainnya. Para ilmuwan tertarik, khususnya, dalam menganalisis bahan organik dalam sampel tanah Ryugu.

JAXA berencana untuk menjatuhkan kapsul berisi sampel tersebut ke wilayah terpencil dan berpenduduk jarang pada Australia sekitar dari ketinggian 220. 000 km dari luar udara, sebuah tantangan yang membutuhkan pengoperasian yang akurat.

Kapsul itu diselimuti secara bahan pelindung panas, yang akan berubah menjadi bola api saat memasuki atmosfir pada ketinggian 200 km dari bumi. Pada sekitar ketinggian 10 km dari tanah, sebuah parasut akan terbuka untuk mempersiapkan pendaratan, dan sinyal suar akan mengirim posisi lokasinya.

Staf JAXA telah menyiapkan antena parabola di beberapa tempat di kawasan target untuk menangkap sinyal, sementara menyiapkan radar bahar, pesawat nirawak dan helikopter buat membantu misi pencarian dan pemungutan kapsul itu.

Para ilmuwan mengatakan ada jejak karbon dan bahan organik di sampel tanah asteroid itu. JAXA berharap dapat menemukan petunjuk bagaimana bahan tersebut didistribusikan di dalam sistim tata surya dan kaitannya dengan kehidupan di planet Bumi. [lj/lt]