Inggris Resmi Luncurkan Kampanye Imunisasi COVID-19

0
312

Inggris telah melakukan vaksinasi COVID-19 baru untuk warganya. Penghuni panti renta Margaret Keenan yang berusia 90 tahun menerima satu dari perut vaksin yang dikembangkan bersama sebab perusahaan farmasi raksasa AS Pfizer dan perusahaan farmasi Jerman BioNTech.

Kampanye vaksinasi tersebut, yang disebut V-Day atau Keadaan V oleh Menteri Kesehatan Mark Hancock, dimulai hampir sepekan setelah badan regulator kesehatan pemerintah memberi izin penggunaan darurat vaksin itu, membuat Inggris sebagai negara Barat pertama yang siap memulai imunisasi massalnya.

Izin tersebut diberikan beberapa pekan setelah Pfizer mengumumkan vaksinnya telah menunjukkan efektivitas lebih dari 90 persen setelah uji klinis terakhirnya.

Keenan, yang akan berusia 91 pekan depan, termasuk di jarang ribuan penghuni panti jompo serta perawat mereka, serta para staf Layanan Kesehatan Nasional Inggris, yang diprioritaskan oleh para pejabat buat menerima vaksin pertama.

Suasana di pusat vaksinasi Covid-19 di Cardiff, Wales, Selasa, 8 Desember 2020.

Inggris menerima 800 ribu dosis vaksin Pfizer/BioNTech hari Minggu, aliran pertama dari total 40 juta dosis yang dibelinya dari Pfizer. Inggris Raya memiliki populasi bertambah dari 66 juta orang. Pengiriman vaksin itu diperumit oleh fakta bahwa vaksin itu harus disimpan di tempat-tempat bersuhu superdingin, dengan suhu minus 70 derajat Celsius.

Inggris mencatat bertambah dari 61 ribu kematian sejak pandemi merebak, menjadi salah mulia negara paling terpukul di negeri dan paling parah terdampak di Eropa.

Dimulainya kampanye vaksinasi virus corona di Inggris berlangsung sementara banyak negara lain yang semakin mendekati upaya imunisasi mereka juga.

Pemerintah Korea Selatan, Selasa (8/12) mengumumkan bahwa vaksin Pfizer/BioNTech adalah satu dari sedikit vaksin yang dibeli untuk 44 juta warganya. Kementerian Kesehatan menyatakan telah memesan 64 juta dosis vaksin yang sedang dikembangkan Pfizer, kongsi farmasi raksasa Inggris AstraZeneca, serta perusahaan farmasi AS Johnson & Johnson dan Moderna, untuk 34 juta orang Korea Selatan.

Plakat kesadaran jaga jarak untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di suatu stasiun bus di Seoul, Korea Selatan, Senin, 7 Desember 2020.

Seoul menyatakan 10 juta karakter lainnya akan menerima vaksin dengan dikembangkan oleh Pfizer, AstraZeneca serta perusahaan farmasi Perancis Sanofi serta diperoleh melalui Fasilitas Akses Ijmal Vaksin COVID-19 (COVAX), suatu order gabungan antara Organisasi Kesehatan Negeri (WHO), Koalisi bagi Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi dan Gavi, the Vaccine Alliance, sebuah organisasi yang dibangun oleh Bill dan Melinda Gates untuk mengimunisasi anak-anak di negeri2 termiskin di dunia.

Sementara itu Kanada, Senin (7/12) mengumumkan akan menerima dosis mula-mula vaksin tersebut pada akhir Desember. PM Kanada Justin Trudeau membuktikan hingga 249 ribu dosis vaksin akan tiba bulan ini, dan 3 juta lainnya dijadwalkan dikirim awal tahun depan. Kanada memiliki populasi lebih dari 37 juta orang.

Seorang nakes memegang sebotol vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19, saat berlangsungnya program vaksinasi massal di Panti Sakit Southmead di Bristol, Inggris, Selasa 8 Desember 2020.

Tetapi sementara banyak negara bersiap-siap mengimunisasi penduduknya, WHO telah memperingatkan tentang vaksinasi wajib.

Meskipun para pejabat WHO mendesak negeri negara-negara agar membujuk warga mereka untuk mau diimunisasi, para ahli kesehatan masyarakat memperingatkan bahwa vaksinasi wajib mungkin bukan pendekatan dengan tepat.

Direktur Masalah Darurat WHO Michael Ryan.

“Menurut saya semua orang yang bekerja di sektor kesehatan masyarakat lebih baik menghindari itu sebagai cara membuat karakter divaksinasi, ” kata Direktur Perkara Darurat WHO Michael Ryan di dalam konferensi pers virtual hari Senin (7/12).

Dunia merekam lebih dari 67, 6 juta kasus COVID-19, termasuk lebih sebab 1, 5 juta kematian. GANDAR memimpin di dunia dalam ke-2 kategori itu, dengan total 14, 9 juta kasus dan bertambah dari 283. 700 kematian, tutur Johns Hopkins University. [uh/ab]