Proteksi Gedung Capitol Diperketat Jelang Pengukuhan Joe Biden

0
24

Sesudah terjadi serangan terhadap Gedung Capitol oleh pendukung Trump dan lima orang tewas, kini pengamanan istimewa diberlakukan untuk pelantikan Biden di dalam 20 Januari. Dan hal tersebut berlangsung dibayang-bayangi oleh usaha ke-2 oleh Kongres untuk memakzulkan Kepala Donald Trump.

Intimidasi kekerasan yang terus berlangsung itu membuat Don Williams, seorang penduduk kota Seattle, khawatir. “Banyak karakter yang menjadi pendukung Donald Trump, semakin sangat marah. Mereka kritis. Menurut saya, mereka tidak hendak diam saja. ”

Ditambahkan oleh Don Williams, massa pendukung Trump berusaha memperlemah usaha Presiden terpilih Joe Biden untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi negara.

Sakura Schlegel, yang juga tinggal pada Seattle mengatakan, “Dia (Trump) terus-menerus mengatakan Biden adalah presiden yang tidak sah. Padahal, itu segar permulaan masa jabatannya. ”

Sementara itu, Ramon Sanchez, imigran Kuba yang tinggal pada Miami, Florida, mengaku cemas bakal politik progresif yang dijalankan sebab Biden. “Saya perkirakan akan ada bencana ekonomi, politik, dan baik karena alasan sederhana, dia seorang sosialis. ”

Tetapi seorang penduduk Miami lainnya, Eric Castro mengatakan, siapapun yang menjadi presiden, orang itu harus dihormati. Dia berharap Biden akan lulus. “Saya berharap dia sukses mulia. Dia presiden kita sekarang, sebagaimana saya menghormati Presiden Trump, kami berharap Joe Biden melakukan dengan terbaik untuk Amerika. Kita harus menang. ”

Pada Santa Monica, California, seseorang yang cuma memberikan nama kecilnya, Art, menyerukan agar Biden menanggapi masalah-masalah mendesak yang dihadapi Amerika.

“Nomor satu adalah virus. Kita harus menghadapinya dengan bertambah baik. Kita tidak bisa bicara saja. Kita harus melakukan sesuatu. Biden akan melakukan sesuatu buat mengatasi masalah itu. ”

Di tengah-tengah ancaman kebengisan di Washington, DC dan dalam seluruh negara, suasana nasional suram. Warga Amerika sadar akan kegemparan yang mereka hadapi dan berharap pemerintah bisa mengatasinya.

Orang-orang Amerika sekarang ini merasa tegang, menjelang pesta demokrasi yang biasanya diselenggarakan secara meriah. [jm/ka]