Penguasa Federal Tak Siap Hadapi Pengungsi AS Pertama dari Wuhan Tahun Lalu

0
122

Para penguasa federal di sebuah pangkalan militer di California yang tahun cerai-berai bertemu dengan sekelompok warga Amerika pengungsi pertama dari Wuhan, China, tidak siap menjalankan misi mereka, sebut The Washington Post. Wuhan adalah tempat di mana virus corona pertama kali muncul.

Mereka tidak mengenakan kedok dan tidak memiliki “rencana pencegahan virus atau pelatihan mengenai pengendalian infeksi” sewaktu bertemu para pengungsi, sebut the Post, berdasarkan perut laporan federal yang diperoleh surat kabar itu.

The Post melaporkan di situsnya pada Internet, Kamis malam (28/1) kalau kedua laporan tersebut mendukung “pernyataan pelapor mengenai kekacauan itu tengah para pejabat AS bergegas menerima hampir 200 pengungsi” yang akhirnya tidak dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Namun demikian pengaduan dari pelapor itu menghasilkan “peninjauan internal oleh Departemen Kesehatan (HHS) dan penyelidikan yang diawasi oleh Kantor Advokat Khusus, ” sebut the Post.

Menurut pernyataan tulisan kabar itu, para pejabat federal yang pertama kali berinteraksi dengan para pengungsi dari Wuhan di March Air Reserve Base dalam Kabupaten Riverside, California, diinstruksikan buat melepaskan APD mereka sewaktu bertemu dengan para pengungsi agar itu tidak terlihat buruk.

Kantor penasihat umum HHS dengan dipimpin Robert Charrow, pejabat dengan diangkat Trump, melakukan kampanye menentang pelapor di kalangan para anggota Kongres yang menerima sebuah pernyataan dari HHS. Menurut kantor tersebut, pernyataan tersebut berisikan informasi dari pelapor yang saling bertentangan.

Langkah HHS itu “tercela, ” kata Penasihat Khusus Henry Kerner dalam sepucuk surat pada Presiden Joe Biden hari Kamis (28/1). Kerner memuji “keberanian pelapor yang luar biasa dalam menyampaikan tuduhan-tuduhan tersebut. ”

Sekarang ini terdapat lebih lantaran 101 juta kasus Covid-19 di seluruh dunia, sebut Johns Hopkins Coronavirus Resource Center hari Jumat. AS menduduki tempat teratas dengan catatan lebih dari 25 juta kasus, disusul India dengan 10, 7 juta kasus dan Negeri brazil dengan` 9 juta kasus. Bertambah dari 2 juta orang sudah meninggal akibat penyakit ini, tutur Hopkins.

Tim WHO di China Mulai Berlaku

Satu tim investigator Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang telah menuntaskan karantina 14 hari, hari Jumat mulai berlaku menjalankan misi mereka di China untuk mengungkap asal usul virus corona.

Salah satu perhentian pertama para-para investigator itu adalah rumah kecil di Wuhan, di mana beberapa pasien awal Covid-19 dirawat

Tim WHO juga diperkirakan akan mengunjungi sebuah pasar ikan di Wuhan yang terkait secara kasus-kasus awal, Institut Virologi Wuhan, dan sebuah laboratorium Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China.

Virus corona ini pegari di Wuhan pada akhir 2019 dan sejak itu telah menyebar ke seluruh dunia. [uh/ab]