Sesi Pemakzulan Kedua Trump Dimulai Selasa

0
96

Sidang pemakzulan ke-2 yang bersejarah terhadap mantan pemimpin Donald Trump akan dimulai di dalam hari ini, Selasa (9/2), pada Senat Amerika.

Trump dituduh telah menghasut penyerbuan ke gedung Kongres pada 6 Januari lalu. Saat itu, ia membakar para pendukungnya untuk mendatangi tepat anggota-anggota Kongres yang akan memberikan sertifikasi bahwa calon presiden dibanding Partai Demokrat Joe Biden sebagai pemenang pemilu presiden November lalu.

Demonstrasi itu bertukar menjadi kerusuhan ketika sekitar 800 orang pendukung Trump menyerbu abdi berwenang di Kongres, mendobrak kesempatan dan jendela, menggeledah sejumlah jawatan anggota Kongres dan bentrok secara polisi. Lima orang tewas, tercatat seorang polisi gedung Kongres. Janji polisi itu kini sedang diselidiki sebagai kasus pembunuhan dan seorang perusuh yang tewas ditembak penjaga.

Seratus senator – 50 dari Partai Republik dan 50 dari Partai Demokrat – yang akan menjadi juri pada sidang itu berada dalam posisi unik. Banyak dari mereka ialah saksi kerusuhan pada 6 Januari itu, ketika mereka melarikan diri dari ruang Senat demi kesejahteraan mereka.

Untuk mencapai keputusan, dibutuhkan dua per 3 suara di Senat. Jika diasumsikan seluruh anggota Partai Demokrat menolong pemakzulan untuk menghukum Trump, sedang dibutuhkan 17 suara anggota Golongan Republik untuk melawan Trump yang adalah mitra mereka di partai itu guna mencapai keputusan tersebut.

Trump hampir sanggup dipastikan akan dibebaskan, sama seperti ketika satu tahun lalu dia dituduh meminta presiden Ukraina untuk menggali lebih dalam tentang Biden menjelang pemilu presiden November awut-awutan.

Namun demikian apapun hasilnya Trump adalah satu-satunya pemimpin dalam sejarah Amerika selama lebih dari dua abad, yang dimakzulkan dua kali.

Seminggu setelah penyerbuan gedung Kongres itu, DPR dengan suara 232 banding 197. Sepuluh anggota Partai Republik ikut bergabung memberi suara dengan Partai Demokrat yang menuduh Trump “memicu terjadinya pemberontakan itu. ” Pada 20 Januari Biden dilantik menjadi presiden ke-46 Amerika. Trump, yang sudah tidak lagi menjabat, untuk terakhir kalinya terbang dengan Air Force One ke kediamannya di Florida, di mana ia menetap hingga saat ini.

Trump menolak permintaan Partai Demokrat untuk memberikan kesaksian dalam sidang pemakzulan itu dan diperkirakan tidak akan menghadirinya. Sidang ini dapat berlangsung hingga satu minggu atau lebih. [em/lt]