GANDAR Berlakukan Sanksi kepada Dua Jenderal Myanmar karena KudetaÂ

0
243

Amerika Serikat (AS) pada Senin (22/2) memberlakukan sanksi terhadap perut anggota junta militer Myanmar dan mengancam tindakan lebih lanjut sebab kudeta 1 Februari di negeri itu.

Kantor Penjagaan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS mengatakan langkah itu ditujukan pada Jenderal Maung Kyaw, yang merupakan panglima Angkatan Udara, & Letnan Jenderal Moe Myint Tun, mantan kepala staf militer serta komandan salah satu biro operasi khusus militer yang mengawasi berdiam dari Ibu Kota Myanmar, Naypyidaw.

Menteri Luar Daerah Amerika Antony Blinken melontarkan ancaman yang sama.

“Kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan lebih lanjut terhadap mereka yang melakukan kekerasan dan menekan keinginan rakyat, ” kata Blinken dalam sebuah pernyataan pada Senin (22/2) malam.

Pemogokan umum terhadap pemerintahan militer telah melumpuhkan bisnis di Myanmar di Senin (22/2). Kerumunan besar pengikut berkumpul dengan damai, meskipun tersedia kekhawatiran akan terjadinya kekerasan sesudah pihak berwenang memperingatkan bahwa konfrontasi bisa mengakibatkan kematian. [lt/ft]