Hentikan Pembelian Kapas dari Xinjiang, China Serang Peritel H&M

0
356

TV China, Kamis (25/3), menyerukan pemboikotan terhadap H& M dan mengecam merek pakaian dan sepatu itu sebab mengikuti sanksi Barat terhadap pejabat China yang dituduh melakukan pelecehan HAM dalam kawasan Xinjiang.

Partai Komunis yang berpengaruh mengecam H& M karena pada Maret 2020 mengatakan, pihaknya akan menghentikan pembelian kapas dari kawasan dalam China barat laut tersebut. Perusahaan Swedia itu berbaur dengan merek-merek lain di dalam mengungkapkan keprihatinan terkait informasi kerja paksa disana.

Harian partai, the Global Times , juga mengecam pemberitahuan yang diberikan oleh Burberry, Adidas, Nike, New Balance, dan Zara sehubungan isu Xinjiang sejak dua tahun yang lalu.

“Untuk usaha yang meraih keuntungan lantaran negara kita, tanggapannya sudah jelas: jangan beli dari mereka! ” Demikian sirih Televisi China di akun media sosialnya.

Serangan ini menyusul keputusan pada Senin (22/3) oleh blok Uni Eropa dengan beranggotakan 27 negara, Amerika, Inggris, dan Kanada buat memberlakukan sanksi perjalanan serta finansial terhadap empat penguasa China karena pelecehan pada Xinjiang.

Lebih dari satu juga orang di Xinjiang, kebanyakan merupakan etnis Muslim telah dimasukkan ke dalam kamp-kamp kerja, demikian menurut peneliti dan pemerintah asing. Beijing menyanggah melakukan penganiayaan terhadap itu, dan katanya pemerintah berusaha menggalakkan pembangunan ekonomi dan memberantas radikalisme. [jm/pp]