Anggota Kongres Desak Perusahaan Teknologi Raksasa Berikan Laporan Uraian Kesehatan Mental Anak-anak

0
346

Empat bagian faksi Repulik di Kongres hari Selasa (30/3) meminta Facebook, Twitter dan Google Alphabet Inc. menyerahkan tilikan apapun yang telah itu lakukan tentang bagaimana layanan mereka mempengaruhi kesehatan moral anak-anak.

Permintaan itu disampaikan menyusul sesi bersama dua sub-komite Gaya dan Perdagangan DPR dalam minggu lalu di mana CEO perusahaan-perusahaan teknologi manusia besar itu membahas praktik moderasi konten mereka pasca gempuran di gedung Capitol 6 Januari lalu.

Anggota Kongres dari Kelompok Republik, Cathy McMorris Rodgers, menanyakan kepada para CEO itu apakah perusahaan mereka telah melakukan kajian internal tentang kesehatan mental anak-anak. Mark Zuckerberg dari Facebook menjawab ia yakin perusahaannya telah melakukan hal tersebut, Jack Dorsey dari Twitter mengatakan ia rasa belum, sementara Sundar Pichai sebab Google mengatakan perusahaan itu telah berkonsultasi dengan pakar-pakar di luar perusahaan itu dan menginvestasikan “banyak waktu dan upaya dalam dunia itu. ”

Dalam tulisan kepada perusahaan-perusahaan itu di dalam hari Selasa (30/3), McMorris Rodgers meminta salinan kajian apapun yang relevan atau komunikasi internal, dan bahan tentang kontraktor atau pacar yang terlibat. Mereka juga meminta kajian apapun yang pernah dilakukan perusahaan-perusahaan itu tentang produk kompetitor dengan mempengaruhi kesehatan mental orang-orang yang berusia di bawah 18 tahun.

Permintaan itu juga mencakup layanan YouTube Kids milik Google dan Instagram hak Facebook, yang kini menggelar versi bagi orang dengan berusia di bawah 13 tahun.

Kira-kira anggota Kongres lainnya dengan menandatangani surat itu merupakan pejabat senior yang duduk di beragam sub-komite, termasuk Robert Latta, Gus Bilirakis dan Morgan Griffith.

Mereka meminta perusahaan-perusahaan teknologi raksasa itu menyikapi permintaan itu selambat-lambatnya di 16 April. [em/lt]