Proses Besar Lawan Kejahatan Terorganisir, 200 Lebih Tersangka Ditangkap di Australia

0
158

Lebih dari 200 orang ditangkap pada keadaan Selasa (8/6) di Australia sebagai bagian dari penindakan besar-besaran terhadap jaringan kebusukan terorganisir yang membentang di beberapa benua.

Operasi gabungan selama 3 tahun, Operation Ironside, yang dilakukan bersama oleh Polisi Federal Australia dan Jawatan Investigasi Federal AS (FBI) melibatkan pemantauan terhadap MUDA, sebuah aplikasi yang dulunya terenkripsi, yang populer pada kalangan anggota kejahatan tersusun.

Para petugas menemukan sangat banyak fakta sewaktu memantau situs itu terkait perdagangan narkoba suram di berbagai penjuru Asia, Amerika bag. selatan, Timur Tengah dan Australia, selain 20 dasar pembunuhan.

Para pejabat Australia, Selasa (8/6), mengumumkan dalam Sydney bahwa 224 karakter ditangkap sehari sebelumnya secara total 526 dakwaan. Bertambah dari 4. 000 petugas federal, negara bagian dan lokal Australia juga mengambil hampir empat ton narkoba, lebih dari 100 pupus senjata api dan dekat 35 juta dolar kekayaan tunai selama penggerebekan dengan berlangsung di berbagai arah negara itu.

PM Scott Morrison mengucapkan Operation Ironside memberikan “pukulan berat” yang akan “bergaung di sekitar kejahatan terorganisir di seluruh dunia. ” Morrison mengatakan, “Ini ialah momen penting dalam memori penegakan hukum Australia. ”

Di negara tetangganya, Selandia Baru, 35 orang ditangkap hari Selasa sebagai bagian dari Operation Ironside. [uh/ab]