Virus Corona, Iklim dan Perdagangan Masuk Agenda KTT AS-UE

0
92

Menyerang pandemi virus corona dan perubahan iklim, serta main sama dalam bidang perniagaan dan luar negeri menghunjam agenda pertemuan puncak Kepala AS Joe Biden serta para pemimpin Uni Eropa di Brussels pada keadaan Selasa (15/6).

Dalam pernyataan yang dikeluarkan menjelang pembicaraan, kedua pihak menyatakan mereka akan menguatkan kembali dukungan bagi sarana COVAX untuk memastikan kanal yang adil ke vaksin COVID-19, dan untuk berlaku sama dalam berbagai jalan guna mendorong pemulihan ijmal dari dampak pandemi kepada ekonomi. Mereka juga berencana untuk membahas berbagai jalan untuk mereformasi Organisasi Kesehatan tubuh Dunia (WHO).

Setelah keduanya menjadi topik penting pada pertemuan G-7 dan NATO pekan itu, Rusia dan China kembali akan menjadi agenda pengkajian hari Selasa.

Gedung Suci dan Uni Eropa menyatakan para pemimpin juga bakal menyatakan komitmen untuk membantu demokrasi dan memerangi korupsi, dan untuk menegakkan sah asasi manusia di seluruh dunia. Mereka juga berkomitmen untuk bekerja sama di dalam isu-isu terkait keamanan siber dan migrasi.

Dalam pertemuan puncak itu, Uni Eropa diwakili sebab Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Presiden Bayaran Eropa Ursula von der Leyen.

Menerjang perubahan iklim, AS & Uni Eropa menyatakan itu akan menegaskan kembali komitmen untuk menegakkan perjanjian iklim Paris 2015 dan untuk menjadi ekonomi netral karbon pada tahun 2050. Itu juga menyatakan berencana hendak mendesak “para pemain penting” lainnya untuk mengambil kesibukan iklim yang ambisius. Diadopsi oleh hampir 200 negeri sewaktu pertama kali ditandatangani, tujuan perjanjian iklim Paris adalah untuk memperlambat pemanasan global. [uh/ab]