Pemerintah Ethiopia Nyatakan Gencatan Senjata Sepihak di TigrayÂ

0
61

Pemberontak di wilayah Tigray, Ethiopia, yang dilanda perang, Selasa (29/6) memperingatkan bahwa pasukannya akan berusaha mengacaukan kemampuan pasukan Ethiopia & Eritrea, meskipun pemerintah Ethiopia mengumumkan gencatan senjata sepihak di wilayah tersebut.  Pemerintah Ethiopia mengumumkan gencatan senjata di media negeri, Senin malam (28/6), secara mengatakan gencatan itu aci secepatnya.  Pengumuman tersebut muncul setelah konflik dekat delapan bulan di wilayah tersebut dan ketika pasukan dari bekas partai dengan berkuasa di Tigray mendatangi ibu kota regional, Mekelle, dan menerima sambutan warga.  Seorang juru kata pasukan Tigray yang menyerang pemerintah Ethiopia,  Selasa (29/6) dalam sebuah wawancara dengan Reuters memperingatkan Pasukan Pertahanan Tigray jika diperlukan mau memasuki wilayah negara tetangganya, Eritrea, dan Amhara dalam Ethiopia untuk mengejar gerombolan “musuh”.  Seorang anggota senior pemerintah regional Tigray, Selasa (29/6) juga mengutarakan kepada The New York Times bahwa kepemimpinan Tigray berkomitmen untuk “melemahkan atau menghancurkan” kemampuan pasukan Ethiopia dan Eritrea “di mana pun mereka berada. ” Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price, Selasa malam (29/6), melahirkan pernyataan tertulis yang mengucapkan gencatan senjata “bisa menjadi langkah positif jika memanifestasikan perubahan di lapangan buat mengakhiri konflik, menghentikan kebrutalan, dan memungkinkan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan. ” Price mengatakan Amerika menyerukan “penarikan segera, yang bisa diverifikasi dari semua pasukan Eritrea dari wilayah Ethiopia, ” yang dikatakannya merupakan sikap yang diperlukan untuk “gencatan senjata yang efektif serta berkelanjutan serta sesuai komitmen dengan dibuat pemerintah Ethiopia Maret lalu. “Â[my/ab]