GANDAR Jatuhkan Sanksi pada Sebanyak Pejabat dan Militer Kuba

0
23

Departemen Keuangan AS, Jumat (13/8), menyatakan pihaknya menjatuhkan sanksi kepada dua pejabat Kementerian Dalam Daerah Kuba dan satu unit militer atas tindakan berpenat-penat pemerintah terhadap para pengunjuk rasa Juli lalu. Departemen itu menjelaskan sanksi dikenakan pada Romarico Vidal Sotomayor Garcia dan Pedro Orlando Martinez Fernandez dan Tropas de Prevencion (TDP) dari Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba. “Pemberian sanksi hari ini menyasar pelaku lainnya dengan bertanggung jawab dalam menekan seruan rakyat Kuba bagi kebebasan dan merupakan kredit terhadap hak asasi manusia, ” kata Andrea Gacki, direktur Kantor Pengawasan Substansi Luar Negeri Departemen Keuangan. Menteri Luar Negeri Antony Blinken menyatakan tentara TDP telah dikerahkan “dan dilaporkan menyerang sekaligus memukuli sebesar pengunjuk rasa, termasuk interpretasi dengan tindak kekerasan. ” “Amerika Serikat mendukung rakyat Kuba yang dengan jantan menyerukan kebebasan. Kami mengidentifikasi mereka yang melakukan penindasan dan berusaha mempertahankan bentuk yang represif, ” prawacana Blinken dalam sebuah maklumat. “Kami akan terus menjemput tindakan untuk mempromosikan akuntabilitas atas pelanggaran HAM pemerintah Kuba. ” Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez melalui Twitter menolak sanksi-sanksi itu, dengan menyebutnya “tindakan oportunis AS terhadap pejabat Kementerian Dalam Negeri dan Pasukan Pencegahan Angkatan Bersenjata Kuba. Tindakan itu membayangkan standar ganda suatu pemerintah yang digunakan untuk manipulasi dan berbohong demi menegakkan blokade terhadap #Kuba. ” Pada Juli 2021, Amerika Serikat menjatuhkan sejumlah hukuman kepada kepolisian Kuba serta dua pemimpinnya. [mg/pp] Â