Sunday, March 7, 2021
Seorang pejabat Chicago mengemukakan infeksi COVID-19 di kota itu "masih terus meingkat" dan akan "terus terangkat pada hari-hari mendatang. " "Saya kira, sebagian jumlah itu merupakan hasil pengetesan dan sebagian lagi infeksi yang meningkat, " kata Dr. Allison Arwady dari Departemen Kesehatan tubuh Masyarakat Chicago dalam penjelasan bersama Wali Kota Lori Lightfoot dalam penjelasan, Rabu (1/4). Arwady lebih tinggi mengatakan. "Kami terus mengamati data-data itu. " Hingga Selasa (31/3), Chicago mencatat lebih dari 20 kematian. Lightfoot mengatakan, Rabu (1/4), seorang pegawai kantor wali praja meninggal karena COVID-19, tetapi tidak menyebutkan identitas pekerja itu. Lightfoot mengatakan sebuah fasilitas medis sementara yang sedang dibangun di gedung konvensi McCormick Place di Chicago belum akan siap menampung anak obat minggu ini. Chicago dan semesta warga negara bagian Illinois diwajibkan tetap berada di dalam rumah hingga 30 April mendatang. [mg/ii]#@@#@!!
Penyanitasi tangan atau hand-sanitizer menjelma barang langka di berbagai bagian dunia termasuk di AS, dalam tengah pandemi virus corona. Melihat kondisi itu, sejumlah produsen bir, vodka, whiskey, dan minuman beralkohol berinisiatif memproduksi cairan penyanitasi tangan dengan harga terjangkau.
California langsung meningkatkan jumlah ranjang rumah sakit agar tersedia dalam pandemi virus corona yang sedang berlangsung, secara membuat rumah sakit darurat dalam Santa Clara Convention Center, San Francisco Bay Area. Sejumlah bagian Garda Udara Nasional California positif pemasangan velbed dan peralatan yang lain. Â Gedung konvensi itu sanggup menampung 250 tempat tidur. Rumah melempem darurat lainnya juga disiapkan pada beberapa tempat di negara periode tersebut. Untuk mengantisipasi lonjakan kejadian COVID-19 minggu ini yang kira-kira membuat sistem kesehatan kewalahan, Pemangku Kota Los Angeles Eric Garcetti mendesak orang yang dites tentu corona untuk tidak bergegas ke rumah sakit kecuali jika membuktikan beberapa gejala serius. Â Sebaliknya, Garcetti meminta 4 juta penduduk kota itu mencari cara bagaimana memisahkan diri dari anggota rumpun ketika menjalani karantina di rumah. Â Virus corona bisa menunjukkan beberapa gejala ringan atau cukup bagi kebanyakan orang, tapi untuk sebagian orang, terutama lansia & yang punya kondisi kesehatan tertentu, dapat menyebabkan penyakit yang bertambah parah ataupun kematian. [mg/ii]#@@#@!!
Penulis Jenderal PBB António Guterres mengatakan pandemi virus corona adalah krisis global yang paling menyulitkan sejak Perang Dunia II. "Suatu kombinasi penyakit yang menjadi ancaman bagi semua orang di dunia dan berdampak di dalam resesi ekonomi yang mungkin tidak ada duanya dalam sejarah dunia belakangan ini, " kata Guterres di konferensi pers jarak jauh, Selasa (31/3) malam. Sekjen PBB tersebut menyerukan negara-negara kaya dunia untuk menambah kapasitas pinjaman Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membantu negeri2 yang kurang mampu dalam bertemu perebakan virus corona. Guterres membenarkan negara-negara maju seperti Amerika Serikat sedang menghadapi masalah besar pada menangani pandemi COVID-19. Namun dia lebih jauh menambahkan, "kekuatan kita hanyalah sekuat sistem kesehatan terlemah dalam dunia yang saling bersandar. " Guterres memperingatkan jika virus corona dibiarkan tak terkendali di negara berkembang,  wabah itu mau kembali menyebar dengan cepat pada seluruh dunia. Sekjen PBB tersebut menjelaskan setelah krisis itu sudah, tatanan sosial ekonomi global menetapkan diubah. “Segala hal yang dikerjakan selama dan setelah krisis ini harus benar-benar berfokus untuk membangun ekonomi dan masyarakat yang bertambah setara, inklusif, dan berkelanjutan jadi mempunyai daya tahan menghadapi pandemi, perubahan iklim, dan banyak tantangan global lainnya, ” kata Guterres lebih lanjut. Direktur Jenderal Institusi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, Rabu (1/4), ia "sangat prihatin dengan cepatnya peningkatan dan penyebaran infeksi global. " Tedros mengungkapkan terjadinya "peningkatan yang sangat besar" pandemi COVID-19 dalam lima minggu terakhir. Ia mengatakan jumlah kematian menyusun lebih dari dua kali lipat dalam sepekan terakhir, dan memperhitungkan jumlah infeksi akan mencapai satu juta orang dan jumlah kematian mencapai 50. 000 jiwa. [mg/ii]#@@#@!!
Presiden Donald Trump mengutarakan masyarakat Amerika harus "bersiap-siap hadapi hari-hari sulit yang terbentang dalam depan, " dalam perjuangan melayani wabah virus corona.  Itu terjadi saat jumlah korban virus corona di AS meningkat meninggalkan 3. 600 orang, Selasa (31/3), melampaui angka resmi yang dilaporkan China.  Beberapa tempat lain di seluruh dunia, Italia yang paling parah dilanda Covid-19 melaporkan laju penambahan pasien corona mulai stabil dan beberapa kasus perdana mulai berkurang, namun krisis pada negara itu masih jauh sebab selesai.  Spanyol masih berjuang mengatasi rumah sakit-rumah sakit dengan kewalahan menampung pasien baru Pemimpin Vladimir Putin di Rusia menangani tegas mereka yang melanggar peraturan karantina dan penyebaran ‘berita palsu’ terkait wabah tersebut. Sementara itu China berangsur-angsur mendekati angka umum di mana sejumlah toko tiba dibuka kembali di pusat tanah air Wuhan.  Menurut data daripada Universitas Johns Hopkins di seluruh dunia, lebih dari 800. 000 orang terinfeksi dan lebih sejak 40. 000 meninggal. Setengah mair itu ditanggung Italia dan Spanyol, sementara AS mencatat lebih dari 180. 000 infeksi, dengan total kematian lebih banyak dibanding korban resmi China sekitar 3. 300 jiwa.  New York menjelma zona merah yang paling menjemput di AS, dengan sekitar 1. 550 kematian di seluruh negeri bagian, sebagian besar di praja New York, yang bersiap bertemu segala sesuatu lebih buruk terjadi dalam beberapa minggu mendatang. [mg/ii]#@@#@!!
Epidemi virus corona kemungkinan menelan penuh korban di Korea Utara sehingga pemimpin Kim Jong-un menghindari kegiatan-kegiatan publik dan rakyatnya panik berbelanja (panic buying) banyak kebutuhan sehari-hari, kata dinas intelijen Korea Daksina dalam sebuah sidang parlemen, Rabu (6/5), di Seoul. Sejumlah jalan berita melaporkan, antrean panjang terlihat di banyak toko-toko yang menjajakan kebutuhan pokok.  Sejumlah rak tampak kosong dan para pemilik gardu membatasi belanja para pelanggan itu.  Situs NK News, yang penuh memberitakan Korea Utara, melaporkan, situasinya persis seperti di negara-negara dengan dihantam keras wabah virus corona. Radio Free Asia melaporkan, harga-harga bahan-bahan kebutuhan pokok melambung sebab aksi belanja rakyat Korea Memajukan.  Meskipun mengambil langkah-langkah karantina keras, Korea Utara bersikeras mengatakan tidak ada kasus penularan virus itu di dalam negeri. Banyak pakar kesehatan di luar Korea Utara meragukan pengakuan itu dan memperingatkan bahwa wabah penyakit mau sangat menyulitkan negara itu karena sistem layanan kesehatannya yang reput. Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) mengatakan, dalam sidang dengar keterangan tertutup sebuah komisi parlemen, wabah itu merupakan satu diantara alasan mengapa Kim Jong-un jarang tampil di hadapan publik tahun tersebut, kata Kim Byung Kee, sekapur seorang legislator yang menghadiri pertemuan dengan dinas intelijen itu. Had Rabu (6/5), Kim Jong-un hanya 17 kali muncul di depan publik tahun ini.  Angka tersebut, kata legislator tersebut, jauh bertambah rendah dari angka kemunculannya pada periode yang sama tahun-tahun sebelumnya.  Menurut NIS, pada periode Januari hingga April, sejak memegang kewibawaan pada 2011, Kim Jong-un sama muncul di hadapan publik 50 kali. NIS mengatakan badan itu tidak bisa menghapus kemungkinan bahwa epidemi virus corona sedang melanda Korea Utara saat ini karena tapal batas Tiongkok-Korea Utara dilaporkan aktif sebelum Korea Utara menutup pintu-pintu perbatasannya pada Januari dalam usaha menyekat penyebaran virus itu. Setelah 20 hari hilang dari pandangan publik, Kim Jong-un, Jumat lalu menonjol pada sebuah upacara peresmian pabrik pupuk dekat Pyongyang.  Ketidakmunculannya tersebut sempat memicu gosip mengenai kesehatannya dan masa depan negara tersebut. [ab/uh]#@@#@!!
Vietnam merupakan negara terbaru yang mengesahkan karantina secara nasional karena virus corona. Â Masa karantina wilayah selama 15 hari dimulai di dalam Rabu (1/4). Selain itu, sejumlah pejabat mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun dalam kelompok berjumlah tiga orang atau lebih. Pada pokok pemberlakuan karantina wilayah, ada 212 kasus terkonfirmasi di Vietnam serta tidak ada kasus kematian. Bagian berwenang tertekad untuk mempertahankan kondisi itu. Â Gedung Putih memperkirakan 240. 000 warga Amerika bisa meninggal akibat virus corona sebelum puncak pandemi berakhir. Â Sentral Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centres of Disease Control and Prevention/CDC) menyatakan, Selasa (31/3), virus itu dapat menyebabkan komplikasi payah bagi perokok dan mereka yang menderita penyakit paru-paru, jantung, serta diabetes. CDC menyampaikan warga dengan kondisi kesehatan tertentu itu harus menyadari untuk tetap berada pada rumah. Â Namun dokter di Belanda memaparkan seorang perempuan berumur 101 tahun yang pulih dibanding COVID-19 telah memberikan "secercah tumpuan. "Â Perempuan itu dinyatakan pasti hampir dua minggu lalu, diisolasi di sebuah rumah sakit dekat Rotterdam, dan akan segera pulang ke rumah. [mg/ft]#@@#@!!
Sistem Kesehatan Dunia (WHO) mendesak Pakistan agar memberlakukan putaran baru lockdown sementara jumlah kasus baru virus corona di sana melonjak pada beberapa hari terakhir. Dalam tulisan kepada otoritas kesehatan di Punjab, negara bagian terbesar di Pakistan, perwakilan WHO Palitha Mahipala merekomendasikan lockdown berkala, yakni pemberlakuan berselang-seling setiap dua pekan, dan buat melipatgandakan kapasitas tes corona menjadi 50 ribu tes per keadaan. Negara berpenduduk mayoritas Muslim tersebut melaporkan 113. 702 kasus COVID-19 terkonfirmasi dengan 2. 255 moralitas, termasuk rekor 105 kematian pada hari Selasa. Mahipala mengatakan jumlah kasus terkonfirmasi telah membubung sejak beberapa provinsi melonggarkan karantina dalam awal Mei. PM Imran Khan telah menolak memberlakukan karantina wilayah yang ketat di seantero negara itu seperti yang dilakukan negeri2 lain, dengan alasan hal tersebut akan berdampak menghancurkan bagi perekonomian, terutama bagi kaum miskin. Dalam negara tetangga, Manish Sisodia, utusan menteri utama New Delhi, mengatakan, kota itu mungkin akan menyimpan hingga 550 ribu kasus Covid-19 pada akhir Juli. Ibu praja India itu kini mencatat sedikitnya 29 ribu kasus terkonfirmasi, & Sisodia mengatakan kepada para wartawan hari Selasa bahwa akan menetapkan ekstra 80 ribu tempat rebah di rumah sakit jika keinginan pertambahan kasusnya bertahan seperti sekarang. India mencatat kasus terbanyak kelima di dunia, dengan lebih sebab 276. 580 kasus terkonfirmasi, termasuk rekor penambahan 10 ribu urusan pada hari Selasa, dengan tujuh. 745 kematian. Di AS, bertambah dari 12 negara bagian telah mencatat angka kasus tertinggi Covid-19 pekan ini, dengan banyak dalam antaranya yang terkonsentrasi di negeri2 bagian di barat dan barat daya Amerika, yakni Arizona, New Mexico, Texas dan Utah. Penambahan terjadi di tengah-tengah pelonggaran restriksi terkait virus corona dalam kaum pekan belakangan, termasuk liburan Memorial Day yang menandai dimulainya libur musim panas. Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS menyatakan bakal memulai kembali operasi di konsulatnya di Wuhan, kota di China Tengah di mana virus itu pertama kali dideteksi pada akhir Desember lalu. Departemen Luar Negeri AS menarik staf konsulat dan keluarga mereka pada akhir Januari setelah pemerintah China menetapkan praja itu dikarantina untuk membendung penyebaran virus. [uh/ab]#@@#@!!
San Diego menelungkupkan gedung konvensi yang berada pada tepi laut sebagai tempat tinggal tengah bagi para tunawisma di praja tersebut. Stasiun televisi KGTV melaporkan sekitar 400 orang mulai tukar pada Rabu (1/4), dan gedung itu diperkirakan bisa menampung satu. 500 tunawisma. Wali Kota Kevin Faulconer mengatakan gedung konvensi menyimpan layanan yang serupa dengan tempat penghimpunan lainnya bagi para tunawisma, tercatat pemeriksaan kesehatan. Sejumlah pejabat kota menjelaskan tempat penampungan lain prospek tidak aman karena wabah virus corona. Tempat-tempat tidur ditempatkan terpisah dan berjarak lebih jauh satu sama lainnya dalam gedung pedoman itu. Gedung itu digunakan sebagai tempat Konvensi Nasional Partai Republik pad 1996. [mg/ii] Â
Vaksin COVID-19 menunjukkan hasil positif tetapi agak mengecewakan di tahap pertama pengujian, menurut suatu studi baru yang diterbitkan Jumat (22/5) dalam jurnal medis The Lancet. Vaksin yang diuji di China itu memicu respons kekebalan pada sebagian besar, tetapi tidak semua pasien, dan banyak menerbitkan efek samping negatif. Studi itu adalah yang pertama yang mempublikasikan hasil dari tahap awal pemeriksaan vaksin COVID-19. Lebih dari 100 lainnya sedang dalam pengembangan di seluruh dunia, termasuk sembilan yang lain dalam uji klinis. “Jika tersebut satu-satunya vaksin yang tersedia, kami pikir banyak orang akan menggunakannya, ” kata Gary Simon, Besar Divisi Penyakit Menular di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas George Washington di Washington, D. C. Namun, ia menambahkan, “kecuali mereka bisa mengurangi dampak negatifnya, saya tidak bisa melihat dengan jalan apa vaksin itu akan menjadi penangkal utama. ” [lt/pp] Â