Sunday, March 7, 2021
Lebih daripada 20 ribu perempuan dari wilayah pedesaan dan perkotaan Kamerun berkumpul Yaounde untuk menuntut hak-hak mereka untuk mendapat pendidikan dan pengambilan keputusan. Mereka mendesak dihentikannya ijab kabul dini dan praktik-praktik tradisional yang berbahaya.
Jumlah perempuan yang menduduki posisi puncak di perusahaan-perusahaan terkemuka di dunia kini mencapai yang tertinggi dalam sejarah. Majalah bisnis Fortune mencatat sedikitnya 37 perempuan menjadi CEO –atau direktur pelaksana– di 500 perusahaan besar.
India, Jumat (12/6) melaporkan hampir 11 ribu kasus baru Covid-19 dalam periode 24 jam. Lonjakan sebanyak 10.956 kasus virus corona itu membuat negara di Asia Selatan itu menempati peringkat keempat, setelah AS, Brazil dan Rusia dalam jumlah kasus corona. India mencatat 297.535 kasus di antara total 7,5 juta kasus Covid-19 di dunia, sebut Johns Hopkins University. AS memimpin dalam jumlah pasien virus corona yang melebihi dua juta orang. Brazil memiliki lebih dari 800 ribu kasus dan Rusia lebih dari 510 ribu kasus. Sebuah perusahaan bioteknologi AS menyatakan akan melakukan tes luas pertama terhadap calon vaksin virus corona bulan depan. Moderna bekerja sama dengan Institut Kesehatan Nasional AS dalam mengembangkan sebuah vaksin Covid-19. Perusahaan itu, Kamis (11/6) menyatakan, uji coba vaksin akan dimulai dengan 30 ribu sukarelawan. Sebagian akan mendapat vaksin sungguhan, yang lainnya mendapat plasebo. Sebuah perusahaan bioteknologi China, Sinovac, juga berencana menguji coba vaksinnya bulan depan, terhadap 9.000 sukarelawan di Brazil. Brazil juga akan menjadi tempat menguji coba vaksin yang dikembangkan Oxford University, Inggris. Pemerintahan Presiden Donald Trump sedang bekerja sama dengan beberapa laboratorium swasta melakukan apa yang disebutnya “Operation Warp Speed,” yang diharapkan dapat menyiapkan 300 juta dosis vaksin Covid-19 yang tersedia untuk digunakan pada bulan Januari. Tetapi para pakar menyatakan tidak ada jaminan suatu vaksin akan efektif atau, kalau memang efektif, akan memberi perlindungan selama beberapa bulan dari virus corona. Studi penting lainnya memperkirakan jutaan orang akan tenggelam dalam kemiskinan ekstrem karena pandemi virus corona. Laporan dari United Nations University menyatakan kemunduran ekonomi dapat menjerumuskan 395 juta orang ke kondisi di mana mereka dipaksa hidup dengan uang $1.90 (hampir Rp.27.000) atau kurang per hari, standar kemiskinan ekstrem Suatu laporan terpisah Bank Dunia pekan ini menyebut jumlah yang terimbas demikian adalah antara 70 juta dan 100 juta orang. “Prospek bagi kelompok termiskin di dunia tampak suram kecuali jika pemerintah berbuat lebih banyak dan dengan cepat serta mengatasi hilangnya penghasilan harian yang dihadapi kaum miskin,” kata salah seorang penulis laporan PBB itu, Andy Sumner. “Hasilnya adalah kemajuan dalam mengurangi kemiskinan dapat mengalami kemunduran 20-30 tahun dan membuat tujuan PBB mengakhiri kemiskinan seperti harapan kosong,” jelasnya. Laporan PBB menyatakan Asia Selatan, khususnya India, akan mengalami jumlah terbesar orang yang mengalami kemiskinan ekstrem, disusul kawasan sub-Sahara Afrika. Para pakar meminta negara-negara yang kuat secara ekonomi, seperti AS, untuk menghapus utang negara-negara berkembang yang terpukul keras oleh pandemi virus corona. Pakar penyakit menular terkemuka AS, Dr. Anthony Fauci, mengatakan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidaklah sempurna, tetapi dunia memerlukannya. “WHO tentu membuat beberapa kekeliruan, tetapi organisasi itu juga telah melakukan banyak hal baik,” kata Fauci kepada Canadian Broadcasting Corporation, Kamis (11/6). “Saya berharap kita dapat terus mendapat manfaat dari apa yang dapat dilakukan WHO sementara mereka juta terus memperbaiki diri. Saya memiliki hubungan baik dengan WHO dan dunia memerlukan WHO.” Presiden Donald Trump bulan lalu mengumumkan ia menarik keluar AS dari WHO, menuduh organisasi itu didominasi oleh China dan membiarkan China “menyesatkan dunia“ dalam hal virus corona. AS sejauh ini adalah donor terbesar WHO. Fauci memberitahu CBC bahwa ketika wabah mulai merebak pada Desember lalu di Wuhan, beberapa ilmuwan China “tidak dapat mengemukakan” kekhawatiran mereka mengenai penularan dari manusia ke manusia secara jelas, membuat WHO meremehkan risikonya. Fauci tidak merinci apa yang ia maksud dengan ketidakmampuan menyatakan kekhawatiran mereka. “Mungkin ada beberapa hal yang seharusnya dilakukan lebih cepat di dalam dan di luar China,” kata Fauci. “Laporan-laporan awalnya adalah ini didominasi oleh penyebaran dari hewan ke manusia.” Dengan jumlah kasus Covid-19 di AS yang melampaui 2 juta menurut Johns Hopkins University, dan jumlah kasus baru tampaknya meningkat, Fauci mengatakan masih mungkin bagi AS untuk menghindari gelombang ke-dua melalui tes massal Covid-19. [uh/ab]
Sejumlah tokoh adat membakar pemerintah agar melibatkan kearifan lokal dalam menangani perebakan corona dalam Papua. Kearifan lokal apa sekadar yang dibutuhkan untuk menangani pagebluk corona di Bumi Cenderawasih?
Sistem Kesehatan Dunia (WHO) mendesak Pakistan agar memberlakukan putaran baru lockdown sementara jumlah kasus baru virus corona di sana melonjak pada beberapa hari terakhir. Dalam tulisan kepada otoritas kesehatan di Punjab, negara bagian terbesar di Pakistan, perwakilan WHO Palitha Mahipala merekomendasikan lockdown berkala, yakni pemberlakuan berselang-seling setiap dua pekan, dan buat melipatgandakan kapasitas tes corona menjadi 50 ribu tes per keadaan. Negara berpenduduk mayoritas Muslim tersebut melaporkan 113. 702 kasus COVID-19 terkonfirmasi dengan 2. 255 moralitas, termasuk rekor 105 kematian pada hari Selasa. Mahipala mengatakan jumlah kasus terkonfirmasi telah membubung sejak beberapa provinsi melonggarkan karantina dalam awal Mei. PM Imran Khan telah menolak memberlakukan karantina wilayah yang ketat di seantero negara itu seperti yang dilakukan negeri2 lain, dengan alasan hal tersebut akan berdampak menghancurkan bagi perekonomian, terutama bagi kaum miskin. Dalam negara tetangga, Manish Sisodia, utusan menteri utama New Delhi, mengatakan, kota itu mungkin akan menyimpan hingga 550 ribu kasus Covid-19 pada akhir Juli. Ibu praja India itu kini mencatat sedikitnya 29 ribu kasus terkonfirmasi, & Sisodia mengatakan kepada para wartawan hari Selasa bahwa akan menetapkan ekstra 80 ribu tempat rebah di rumah sakit jika keinginan pertambahan kasusnya bertahan seperti sekarang. India mencatat kasus terbanyak kelima di dunia, dengan lebih sebab 276. 580 kasus terkonfirmasi, termasuk rekor penambahan 10 ribu urusan pada hari Selasa, dengan tujuh. 745 kematian. Di AS, bertambah dari 12 negara bagian telah mencatat angka kasus tertinggi Covid-19 pekan ini, dengan banyak dalam antaranya yang terkonsentrasi di negeri2 bagian di barat dan barat daya Amerika, yakni Arizona, New Mexico, Texas dan Utah. Penambahan terjadi di tengah-tengah pelonggaran restriksi terkait virus corona dalam kaum pekan belakangan, termasuk liburan Memorial Day yang menandai dimulainya libur musim panas. Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS menyatakan bakal memulai kembali operasi di konsulatnya di Wuhan, kota di China Tengah di mana virus itu pertama kali dideteksi pada akhir Desember lalu. Departemen Luar Negeri AS menarik staf konsulat dan keluarga mereka pada akhir Januari setelah pemerintah China menetapkan praja itu dikarantina untuk membendung penyebaran virus. [uh/ab]#@@#@!!
Iran mengumumkan, Selasa (9/6), akan menghukum seorang pria yang dinyatakan bersalah telah memberikan informasi ke AS dan Israel mengenai Jenderal Garda Revolusi Qassem Soleimani, yang tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika Januari lalu. Juru bicara Kementerian Kehakiman Iran Gholamhossein Esmaili tidak memberikan informasi lebih jauh mengenai terhukum selain mengidentifikasinya sebagai Mahmoud Mousavi Majd. Tidak jelas bagaimana Majd memperoleh akses ke informasi perjalanan Soleimani. Esmaili menuduh Majd membocorkan informasi keamanan mengenai Garda Revolusi dan unit khususnya yang disebut Pasukan Quds yang dikomandoi Soleimani. Pasukan Quds berspesialisasi dalam operasi-operasi intelijen militer. Esmaili menuduh Majd memiliki hubungan dengan CIA dan dinas intelijen Israel Mossad, tanpa mengungkapkan bukti. CIA dan Mossad sendiri sejauh ini belum mengeluarkan komentar. Esmaili tidak mengungkapkan kapan Majd akan dieksekusi, selain mengatakan “segera. ” Ia juga tidak mengungkapkan bagaimana kaitannya antara informasi yang diberikan Majd dan kematian Soleimani. Serangan 3 Januari di Baghdad, Irak, juga menewaskan Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan Pasukan Mobilisasi Rakyat, kelompok milisi dukungan Iran di Irak, dan lima orang lainnya. Iran belakangan membalas kematian Soleimani dengan serangan misil balistik yang menarget pasukan AS di Irak. Pada saat yang sama Garda Revolusi Iran secara tidak sengaja menembak jatuh sebuah pesawat Ukraina di atas langit Teheran, dan menewaskan seluruh 176 penumpang dan awaknya. [ab/uh]#@@#@!!
Sisa-sisa topan tropis Cristobal bergerak ke pokok pedalaman AS, Senin (8/6) setelah tiba di kawasan pesisir GANDAR hari Minggu, menyebabkan banjir di sepanjang 290 kilometer garis miring di negara bagian Louisiana serta ke arah timur negara arah tetangganya, Mississippi. Badai itu muncul di daratan Louisiana dengan mendatangkan hujan lebat dan angin secara kecepatan maksimum 85 kilometer bola lampu jam. Cristobal menyebabkan banjir pada wilayah Mississippi. Dampaknya dapat dirasakan di arah timur hingga sejauh di Florida. Hujan dan gelombang badai menyebabkan ombak setinggi mematok 1, 2 meter dalam kurang jam di kota Kiln, Mississippi, memenuhi jalan-jalan dan menggenangi sebesar rumah. Daerah-daerah di luar praja New Orleans juga mengalami banjir pada hari Minggu. Di Florida, pakar cuaca menyatakan badai tersebut juga menimbulkan tornado yang datang di dekat Orlando hari Sabtu, yang merusak sejumlah rumah & merobohkan pohon. Tidak ada keterangan mengenai korban cedera. Dengan curah hujannya yang lebat, Cristobal, yang kini bergerak sebagai depresi katulistiwa ke arah barat laut dengan kecepatan 16 kilometer per tanda, diperkirakan akan menggenangi bagian memajukan pesisir Teluk Meksiko hingga keadaan Senin. Pakar cuaca memperkirakannya bekerja ke bagian tengah AS pada beberapa hari ini, di mana sangat mungkin Cristobal akan menyebabkan hujan lebat dan ancaman banjir bandang, serta meluapkan air sungai. [uh/ab]#@@#@!!
Virus corona telah memukul Amerika dengan parah dan menyebabkan banyak calon mahasiswa tidak memilih AS lagi untuk pendidikan tinggi mereka. Selain itu berbagai kesulitan dan penundaan dalam mengusahakan visa masuk ke Amerika,termasuk penerbangan, mengancam pendaftaran mahasiswa internasional di kampus Amerika. Konflik perdagangan dan ketegangan yang muncul antara AS dan beberapa negara lain, khususnya China, sumber mahasiswa internasional terbesar, bisa mempengaruhi keputusan pada kandidat mahasiswa asing. Selama beberapa tahun terakhir tren menurunnya animo mahasiswa internasional sudah tampak dalam statistik penerimaan mahasiswa. “Terlampau banyak yang berada di luar kendali kami,” kata Lina Stover, Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru di University of Nebraska, Omaha. Sue Zhang adalah mahasiswa China yang lulus dari University of Nebraska -Lincoln atau UNL bulan lalu. Dia memutuskan untuk melanjutkan kuliah pasca-sarjana di UNL juga, tetapi Zhang, yang mengambil jurusan teknik sipil dan matematika, mengatakan kepada harian Omaha World Herald, dia memperkirakan krisis virus corona ini akan berpengaruh pada pendaftarannya untuk program pasca sarjana UNL. Selain itu kekhawatiran terkena COVID-19 memaksanya tidak kemana-mana. Tadinya dia berharap bisa mengunjungi beberapa kampus lain yang menawarkan program yang sama, seperti Stanford University dan University of California at Davis, tetapi dia segan untuk terbang sementara AS sedang dilanda pandemi virus corona. “Saya rasa pihak universitas sudah mengupayakan dalam batas-batas kemampuan mereka,” kata Zhang, yang terpaksa mengungsi bersama mahasiswa internasional lainnya ke East Side Suites milik UNL ketika krisis ini menutup asrama mahasiswa dimana dia tinggal. Seorang profesor teknik sipil di UNL, Dave Admiraal, mengatakan, Zhang punya semangat belajar tinggi dan cepat menangkap pelajaran.   “Saya belajar sebegitu banyaknya dari para mahasiswa internasional ini, dan ini melampaui dari apa yang saya dapat seandainya hanya berhubungan dengan para mahasiswa AS saja,” katanya dalam sebuah surat elektronik. Zhang merencanakan mulai program masternya musim panas ini.  Tentang ketegangan dan konflik antara AS dan China, dia mengatakan, hal itu tidak penting baginya. “Saya tidak mau terseret ke dalam politik,” katanya. Musim gugur yang lalu populasi mahasiswa internasional di UNL telah jatuh dari 2.807 menjadi 2.560, penurunan sebesar 9,6%.  "Mahasiswa internasional memperkaya kehidupan kampus dan masyarakat kami. Mereka menyumbang pada kebhinekaan dan juga menjadi sumber keuangan penting untuk universitas Amerika selama 10 tahun terakhir," kata Josh Davis, Dekan Urusan Global di UNL. [jm/ii]  
Gelombang unjuk rasa di seantero Amerika Serikat untuk menuntut keadilan arah kematian warga kulit hitam, George Floyd, di tangan polisi, memiliki dukungan dari sejumlah masyarakat Muslim Amerika. Pasalnya, kasus yang diduga dilatari unsur rasisme dan segregasi terhadap warga kulit hitam dalam Amerika ini, dianggap tidak sependirian dengan ajaran Islam yang selalu menentang rasisme. Kasus meninggalnya seorang warga kulit hitam Amerika bertanda George Floyd di tangan penjaga di kota Minneapolis, negara arah Minnesota, 25 Mei lalu, memicu gelombang unjuk rasa berhari-hari dalam puluhan kota di seantero Amerika Serikat. Para pengunjuk rasa menuntut keadilan atas kematian Floyd, sekali lalu menuntut dilakukannya reformasi di awak kepolisian Amerika yang dianggap kerap bersikap diskriminatif terhadap warga Amerika keturunan Afrika. Dalam wawancara secara kantor berita Associated Press, Dr. Farhan Bhatti dari Islamic Center of East Lansing di negara bagian Michigan mengapresiasi langkah bangsa yang turun ke jalan untuk menyuarakan kegeraman mereka atas kejadian rasisme tersebut. Ia mengatakan kalau di dalam Islam sendiri, rasisme adalah hal yang dilarang. “Perspektif Islam terkait apa yang padahal terjadi saat ini sangat sedang: tidak ada ruang bagi rasisme di dalam Islam. Rasulullah SAW mengajarkan kita bahwa apabila kita tahu suatu ketidakadilan, maka cobalah mengubahnya dengan mulutmu, yang berarti cobalah bersuara menentang ketidakadilan tersebut, " kata Farhan Bhatti. Setali tiga uang, legenda basket NBA, Kareem Abdul-Jabbar, juga memiliki pendapat yang sesuai. Dalam wawancara dengan kantor berita Associated Press, pebasket Muslim dengan pernah memperkuat klub LA Lakers itu mengajak warga Amerika untuk bersatu dalam menghadapi rasisme. Dia juga mendorong masyarakat untuk mengatur pertemanan dengan orang-orang dari situasi belakang yang berbeda-beda. “Saya rasa ini adalah momen di mana orang-orang seharusnya sadar. Saya harap mereka menyadari betapa parahnya rasisme yang melembaga ini dan menyadari bahwa ini adalah masalah yang harus diperbaiki saat ini juga, dan kita harus mulai mendiskusikannya sekarang. Ini masalah yang gawat, bukan sesuatu yang bisa kita tunda-tunda, " kata Kareem Abdul-Jabbar. “Satu hal yang bisa kita lakukan yaitu menjalin pertemanan secara orang-orang yang kelihatan berbeda daripada kita sendiri. Kita harus pendirian seperti apa kehidupan mereka, kesibukan orang-orang yang jarang kita tahu kesehariannya. Kita harus mengenali asosiasi kita sendiri. Siapa saja jodoh sesama warga Amerika ini? Mereka pasti punya ukuran, bentuk, warna kulit, juga keyakinan agama dengan berbeda-beda. Meski demikian, mereka seluruh meyakini satu hal yang sepadan, yaitu negara indah yang kita sebut Amerika Serikat, " lanjutnya. Meski demikian, Doktor Farhan Bhatti dari Islamic Center of East Lansing, menyayangkan kerusuhan yang berlaku menyusul unjuk rasa damai dengan dilakukan massa. “Di sini, dalam kota Lansing, beberapa malam dengan lalu, kaca sejumlah pertokoan asyik berantakan. Hal itu bukan cuma sepenuhnya bertentangan dengan ajaran Islam, tetapi juga kontra-produktif terhadap unjuk rasa yang dilakukan, yang memeriksa untuk menegakkan hak-hak kaum minoritas di negara ini, " kata Farhan Bhatti. Sentimen itu juga diungkapkan Kareem Abdul-Jabbar, mantan pebasket NBA yang kini memeluk agama Agama islam. Akan tetapi, ia juga mengarungi frustasi yang dirasakan massa had akhirnya terpancing melakukan aksi kebengisan, pasalnya berbagai demonstrasi damai dengan dilakukan sebelumnya, dianggapnya tidak pintar memunculkan kesadaran masyarakat akan gentingnya masalah rasisme di tengah itu. Kareem pun memberi contoh urusan seorang mantan atlet American football NFL, Colin Kaepernick. Ia kematian pekerjaannya sebagai seorang atlet, setelah melakukan aksi damai dengan berlutut saat lagu nasional Amerika dinyanyikan di sebuah pertandingan tahun 2016 lalu, sebagai bentuk solidaritasnya terhadap gerakan #BlackLivesMatter, alias Nyawa Awak Kulit Hitam Itu Penting. “Ada banyak orang mengatakan tentang sungguh parahnya kerusuhan dan penjarahan dengan terjadi. Itu memang bukan cara berunjuk rasa yang baik, tapi orang-orang perlu memikirkan juga bukti bahwa Colin Kaepernick (pernah) mencoba melakukan protes secara damai. Akan tetapi apa yang ia dapat? Dia justru dikucilkan dan kehilangan pekerjaannya. Ia ditolak bergabung dengan timnya. Itu akibat aksi protes tenang terkait sebuah isu yang betul nyata, dan tidak ada satupun yang mengakuinya, " kata Kareem. Kasus meninggalnya warga kulit hitam Amerika, George Floyd, di lengah polisi sendiri masih terus diselidiki. Polisi yang menekan leher Floyd hingga dirinya kesulitan bernapas ketika sedang diamankan aparat, telah dijerat pasal pembunuhan dan penghilangan menutup seseorang akibat kelalaian.  Tetapi ketiga rekannya tidak dijerat hukum, meskipun juga telah dipecat.  Negara bagian Minnesota pertengahan minggu ini mengajukan gugatan hukum sah asasi manusia terhadap Departemen Kepolisian atas kebijakan dan praktik diskriminatif sistemik yang dinilai telah berlaku selama bertahun-tahun. [rd]#@@#@!!
Polisi Jerman dan para petugas pemadam kebakaran, hingga Jumat pagi (5/6), masih disibukkan oleh kegiatan mengamankan kawasan dekat sebuah gedung pertemuan besar di Frankfurt, dalam usaha menjinakkan bom period Perang Dunia Ke-2 yang ditemukan baru-baru ini di sebuah proyek konstruksi. Pihak berwenang mengatakan, sekitar 2. 700 orang diminta mengungsi sewaktu mereka mengurung kawasan itu sebagai tindakan berjaga-jaga sewaktu menjinakkan bom seberat 500 kilogram. Layanan bis dan kereta yang melintasi kawasan itu juga dihentikan. Para pakar bom akan mulai berusaha menjinakkan bom itu pada tengah hari Jumat (5/6), dan mereka memperkirakan, usaha itu akan selesai pada jam makan malam. Meski perang itu telah berakhir seventy five tahun lalu, temuan bom dri era perang tersebut relatif masih sering terjadi di Jerman. Pada Juni 2019, dua bom ditemukan di sebelah utara Frankfurt, satu bom Jerman seberat 250 kilogram dan satu bom Amerika seberat 50 kilogram. Bom Jerman terpaksa diledakkan karena dianggap tidak aman untuk dijinakkan, sementara bom Amerika berhasil dijinakkan. Pada saat itu lebih dari 2. 500 orang terpaksa dievakuasi sebagai langkah pengamanan. Dua hari sebelumnya, sebuah grande lain meledak di sebuah tanah lapang di Jerman bagian barat. Ledakan bom itu menghasilkan suatu lubang besar. Bom-bom era perang yang belum meledak umumnya adalah peninggalan operasi militer Sekutu melawan Nazi Jerman pada saat itu. [ab/uh]#@@#@!!